Banjir Gorontalo Utara

Banjir Setinggi Betis Rendam Jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara

Debit air dari pegunungan membuat drainase tidak mampu menampung, sehingga air merembes ke jalan. Akibat banjir ini, aktivitas lalu lintas terganggu.

|
Penulis: Efriet Mukmin | Editor: Minarti Mansombo
TribunGorontalo.com/Efriet Mukmin
BANJIR SETINGGI BETIS - Potret banjir di Jalan Trans Sulawesi, Desa Tolongio, Kecamatan Anggrek Kabupaten Gorontalo Utara, Selasa (20/5/2025). Banjir setinggi betis menyebabkan kenderaan harus berhati-hati. Foto:Efriet Mukmin/ TribunGorontalo.com 

TRIBUNGORONTALO.COM,Gorontalo - Banjir setinggi betis melanda Jalan Trans Sulawesi, Desa Tolongio, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara, pada Selasa (20/5/2025). 

Akibat banjir ini, aktivitas lalu lintas terganggu.

Pantauan TribunGorontalo.com, hujan deras yang mengguyur wilayah Gorontalo Utara sejak pukul 15:00 WITA diduga menjadi pemicu utama terjadinya banjir.

Debit air dari pegunungan membuat drainase tidak mampu menampung, sehingga air merembes ke jalan.

Ditambah lagi dengan batang kayu yang terbawa membuat para kenderaan harus berhati-hati.

Baca juga: Lesti Kejora Terjerat Dugaan Pembajakan Lagu Legendaris? Ancaman Bui dan Denda Fantastis

Baca juga: Mahasiswa KKN UNG Sosialisasi Desa Tangguh Bencana di Bonepantai Bone Bolango

Banjir di Kecamata Anggrek bxc
BANJIR JALAN TRANS SULAWESI-Debit air dari pegunungan membuat drainase tidak mampu menampung, sehingga air merembes ke jalan. Ditambah lagi dengan batang kayu yang terbawa membuat para kenderaan harus berhati-hati.

Sejumlah pengendara roda dua dan roda empat yang melintas di jalur ini terpaksa memperlambat laju kendaraan mereka.

Bahkan, ada pengendara yang memilih untuk berhenti sejenak menunggu air surut sebelum melanjutkan perjalanan.

Fandri, salah satu pengendara yang kerap melalui jalan ini, mengatakan bahwa setiap kali turun hujan deras, jalan ini selalu banjir akibat luapan air dari drainase.

"Jalan ini kerap kali banjir ketika hujan deras, apalagi banyak ranting pohon yang terbawa arus serta lumpur membuat jalan jadi licin," ungkap Fandri.

Fandri berharap agar pemerintah bisa memperhatikan jalan yang setiap kali hujan ini bisa teratasi, serta drainase yang ada di jalan tersebut agar air bisa mengalir dengan baik sampai ke sungai.

Baca juga: Sosok Ibrahim Sjarief Assegaf Suami dari Najwa Shihab, Dikabarkan Meninggal Dunia

Baca juga: Roy Suryo Tak Percaya Labfor Polri, Siapkan Ahli Asing Uji Ijazah Jokowi

Adapun drainase setiap kali banjir akan tertimbun anak tanah, ini yang menyebabkan air cepat full dan merembes kejalan.

Tak hanya itu rumah warga pun yang ada disekitaran terdampak banjir.

Saat ini, kondisi air sudah mulai surut dan hujan sudah reda. Warga dan pengendara diharapkan untuk tetap berhati-hati saat melintas di kawasan tersebut.(*)

 

(Reporter TribunGorontalo.com/Efriet Mukmin)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved