Pemkab Gorontalo Utara
Bupati Thariq Modanggu Buka Sosialisasi Budidaya Nilam, Dorong Ekonomi Kerakyatan di Gorontalo Utara
Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, resmi membuka kegiatan sosialisasi pengembangan budidaya tanaman nilam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Bupati-Gorontalo-Utara-Thariq-Modanggu-bersama-pimpinan-OPD.jpg)
Ringkasan Berita:
- Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, meresmikan sosialisasi budidaya tanaman nilam di Desa Helumo sebagai langkah strategis penguatan ekonomi lokal
- Tanaman nilam (Pogostemon cablin Benth) menghasilkan minyak atsiri bernilai tinggi untuk parfum, kosmetik, dan aromaterapi
- Sosialisasi dihadiri investor, OPD, camat, kepala desa, dan mahasiswa, dengan tujuan meningkatkan produktivitas, memperluas budidaya, serta mendukung program Agro Mopomulo berbasis ekonomi kerakyatan
TRIBUNGORONTALO.COM – Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, resmi membuka kegiatan sosialisasi pengembangan budidaya tanaman nilam di Desa Helumo, Kecamatan Anggrek, Rabu (4/2/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mendorong komoditas nilam sebagai potensi ekonomi lokal yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Tanaman nilam adalah semak tropis penghasil minyak atsiri bernama minyak nilam (patchouli oil). Nilam terkenal di industri parfum, kosmetik, dan produk aromaterapi.
Bagian daun dari tanaman bernama latin Pogostemon cablin Benth ini dimanfaatkan untuk disuling menghasilkan minyak dengan aroma khas yang kuat dan bernilai ekonomi tinggi.
Dalam sambutannya, Bupati Thariq menegaskan bahwa tanaman nilam memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan.
Nilam yang sudah ditanam di Kecamatan Atinggola bahkan telah memasuki tahap panen dan penyulingan, menandakan peluang pasar yang terbuka lebar.
“Pengembangan tanaman nilam tidak hanya berpotensi meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga membuka peluang usaha baru berbasis ekonomi kerakyatan,” ujar Thariq.
Ia menambahkan, kehadiran investor dalam kegiatan ini bertepatan dengan program Agro Mopomulo di Kabupaten Gorontalo Utara.
Menurutnya, sinergi ini harus didukung penuh karena sejalan dengan visi pembangunan daerah yang berorientasi pada penguatan ekonomi masyarakat.
Sosialisasi budidaya nilam bertujuan memberikan pemahaman teknis kepada petani, mulai dari penyiapan lahan, penanaman, perawatan, hingga pascapanen.
Dengan penerapan teknik yang baik, diharapkan produktivitas dan kualitas nilam lokal meningkat serta mampu menembus pasar yang lebih luas.
Bupati Thariq juga berharap agar budidaya nilam tidak hanya dilakukan di Desa Helumo, tetapi dapat diperluas ke desa-desa lain di Kecamatan Anggrek. “Nilam harus menjadi komoditas unggulan yang ditanam secara berkelanjutan di berbagai wilayah,” tegasnya.
Sebagai narasumber, pihak investor yang diwakili oleh Ibu Angel turut memberikan materi sosialisasi terkait pengembangan budidaya nilam. Kehadiran investor ini diharapkan memperkuat dukungan terhadap petani dalam mengembangkan komoditas bernilai ekonomi tinggi tersebut.
Baca juga: Fakta Baru Kematian Mahasiswa Gorontalo Didik Pratama Karim, Kejanggalan Diungkap Penghuni Indekos
Kegiatan sosialisasi ini juga dihadiri oleh Asisten Pembangunan dan Ekonomi, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Bappeda, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kelapa, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Camat Anggrek, Kepala Desa Helumo, Kepala Desa Tolongio, Kepala Desa Mootilango, serta mahasiswa KKS-Tematik IAIN Sultan Amai Gorontalo.
Dengan dukungan lintas sektor, sosialisasi budidaya nilam di Gorontalo Utara diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus menjaga keberlanjutan program Agro Mopomulo. (*)