Kamis, 5 Maret 2026

Berita Gorontalo

4 Jalan di Kota Gorontalo Batal Diperbaiki Gara-gara Aturan Baru soal Penghematan Anggaran

"Dari kami, mohon masyarakat bersabar. Kami akan terus mencari cara agar jalan-jalan yang batal diperbaiki tetap bisa mendapatkan perhatian," tutupnya

Tayang:
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto 4 Jalan di Kota Gorontalo Batal Diperbaiki Gara-gara Aturan Baru soal Penghematan Anggaran
TribunGorontalo.com
JALAN: Potret Jalan John Ario Katili eks Jalan Andalas Gorontalo pada malam hari. ANGGARAN DIPOTONG: Sebanyak 4 jalan di Kota Gorontalo batal diperbaiki gara-gara penghematan anggaran. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Kota GorontaloRencana perbaikan enam ruas jalan di Kota Gorontalo pada tahun 2025 mengalami kendala besar. 

Empat dari enam jalan yang sebelumnya dijadwalkan untuk diperbaiki, harus batal dikerjakan akibat pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Gorontalo, Dikki Haryadi, mengungkapkan bahwa pembatalan ini merupakan dampak dari Keputusan Menteri Keuangan RI Nomor 29 Tahun 2025 tentang penyesuaian rincian alokasi transfer ke daerah.

Salah satu sektor yang terdampak adalah Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk perbaikan infrastruktur jalan.

Hal ini disampaikan Dikki secara ekslusif kepada TribunGorontalo.com saat diwawancarai, Rabu (5/2/2025) sore

"Dana DAK per tanggal 3 Februari 2025 dibatalkan, dan ini berimbas pada empat ruas jalan yang rencananya akan diperbaiki tahun ini," ujar Dikki

Empat ruas jalan yang gagal diperbaiki adalah Jalan Taman Anggrek, Jalan Taman Buah, Jalan Mawar, dan Jalan Pangeran Hidayat II.

Keempat jalan tersebut sebelumnya telah masuk dalam daftar proyek yang akan dibiayai dengan DAK senilai Rp10,4 miliar, namun harus dibatalkan sesuai keputusan terbaru pemerintah pusat.

Lebih lanjut Dikki menyebutkan bahwa pihaknya sudah memperjuangkan anggaran ini sejak tahun 2024 dan sempat mendapat persetujuan dari pemerintah pusat. 

Namun, dengan adanya kebijakan penghematan anggaran, proyek tersebut harus ditunda hingga ada sumber pendanaan lain.

"Tidak ada yang bisa kami lakukan selain mengikuti keputusan pemerintah pusat. Namun, kami tetap akan berupaya mencari dana dari sumber lain agar proyek ini bisa tetap berjalan," katanya.

Meski empat proyek batal, dua ruas jalan lainnya masih tetap akan diperbaiki pada tahun ini.

Jalan Sawit, yang berada tepat di depan Kantor KPU Kota Gorontalo, akan dibiayai menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU) senilai Rp1,5 miliar, sementara Jalan Duku akan diperbaiki menggunakan Dana Bagi Hasil (DBH) sebesar Rp500 juta.

Dikki berharap masyarakat bisa memahami kondisi ini dan bersabar menunggu solusi yang akan diupayakan Pemkot Gorontalo.

"Dari kami, mohon masyarakat bersabar. Kami akan terus mencari cara agar jalan-jalan yang batal diperbaiki tetap bisa mendapatkan perhatian," tutupnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved