Makan Ikan Buntal
Kronologi Warga Kabupaten Gorontalo Utara Meninggal Dunia Usai Konsumsi Ikan Buntal
Haidin Arsyad, pria di Gorontalo Utara meninggal dunia akibat mengolah ikan buntal menjadi ilabulo untuk disantap.
Penulis: Efriet Mukmin | Editor: Prailla Libriana Karauwan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/dfhgjmsdrhy.jpg)
Kedua racun tersebut cukup kuat dan berbahaya.
Racun ini terdapat dalam tubuh ikan buntal dapat menyerang sistem saraf pusat manusia.
Zat ini disebut lebih mematikan ketimbang sianida.
Bagian ikan buntal yang beracun utamanya adalah hati, ovarium dan testis, usus, dan kulit.
Ciri-ciri keracunan ikan buntal
Melansir WebMD, ada beberapa ciri-ciri keracunan ikan buntal yang perlu diwaspadai, antara lain:
- Mati rasa atau kesemutan di sekitar mulut Produksi air liur meningkat
- Mual
- Muntah
Ciri-ciri keracunan ikan buntal tersebut bisa muncul selang 10-45 menit setelah makan ikan buntal.
Apabila tidak segera mendapatkan penanganan medis yang tepat, orang yang keracunan ikan buntal bisa lumpuh, pingsan, sesak napas, sampai meninggal dunia.
Cara mengatasi keracunan ikan buntal
Saat muncul gejala keracunan ikan buntal, jangan tunda untuk segera mencari pertolongan medis terdekat.
Cara menghilangkan racun ikan buntal perlu diinduksi, terutama jika pasien dalam kondisi terjaga dan baru makan ikan dalam waktu tiga jam.
Jika orang yang keracunan ikan buntal sudah sampai sesak napas atau tidak bisa menggerakkan badannya, segera carikan bantuan pernapasan di rumah sakit.
Apabila orang yang keracunan muntah, usahakan untuk memiringkan tubuhnya ke samping agar tidak tersedak.
Keracunan ikan buntal tak boleh disepelekan.
Semakin cepat orang yang keracunan mendapatkan pertolongan medis, risiko bahayanya bisa diminimalkan.(*)