Human Interest Story
Peluh Kesah Cerita Umar Hamka, Seorang Penjual Es Cendol di Gorontalo Utara
Warga Desa Pontolo, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara ini biasa mangkal di simpang empat Jalan Bypass, Desa Pontolo.
Penulis: Efriet Mukmin | Editor: Prailla Libriana Karauwan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/zfdbsryjeyj.jpg)
Kata Umar, jika cuaca terik banyak pembeli tapi jika hujan Umar bahkan bisa tak membawa uang sepeserpun.
"Apalagi akhir-akhir ini diguyur hujan, minat orang beli es berkurang, jadi saya cepat pulang jika hujan turun," jelasnya.
Baca juga: Cerita Rahman di Gorontalo Utara, Tiap Hari Tempuh Jarak 34 Km Demi Jual Es Krim
Padahal harga es cendolnya hanya Rp 5 ribu dengan lokasi mangkal yang tidak susah buat dicari.
Disamping menjual es cendol, istri Umar pun ikut membantu menambah penghasilan suami dengan membuat kue.
Kue yang dibuat istrinya lalu akan dititipkan ke warung-warung, juga ke gerobak es cendol milik suaminya.
"Ini kue milik istri, ya buat tambah penghasilan," tandasnya.(*)