Berita Viral
Gara-Gara Tidak Menulis, Siswa SMP Di Sulsel Dianiaya Guru hingga Kepala dan Mulutnya Berdarah
Hal ini dianulir sebagai tindakan dari guru untuk menegur siswanya yang tak menulis di saat jam pelajaran.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/sfgrtyjhaeh.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Seorang siswa SMP dipukuli oleh gurunya.
Dilansir dari TribunJatim.com, guru ini berniat untuk menegur siswanya yang tak menulis di saat jam pelajaran.
Padahal, siswa tersebut sedang dalam kondisi yang tak sehat.
Namun, sang guru yang sudah tersulut emosi langsung memukul siswa tersebut.
Akhirnya siswa SMP ini mengalami luka di bagian kepala dan ada robekan di sekitar mulutnya.
Baca juga: Guru SD Ini Viral, 20 Tahun Mengabdi Tapi Tak Pernah Lulus PPPK, Kalah Saing Sama Muridnya Sendiri
Kasus ini terjadi di Kota Pare-pare, Sulawesi Selatan.
Akibat hukuman yang dilakukan oleh guru, membuat orang tua murid melaporkan oknum guru SMP Negeri 4 Parepare berinisial H (45) itu ke polisi.
"Anak saya dianiaya gurunya di sekolah, makanya saya laporkan ke polisi," kata Sudarsono kepada Tribun-Timur.com, Kamis (16/1/2025).
Sudarsono mengungkapkan tindak penganiayaan oknum guru tersebut terjadi pada Selasa (14/1/2025).
Awalnya korban mengikuti pelajaran Bahasa Inggris di kelas.
Kemudian H langsung memukul kepala korban menggunakan buku portofolio.
Baca juga: Seorang Kiai Viral Karena Lakukan Aksi Bejat ke Dua Orang Santri di Nganjuk Jatim
"Pada saat menulis kepala anak saya sedang sakit, kemudian ditegur oleh guru itu karena tidak menulis. Tiba-tiba anak saya dipukul buku portofolio," ungkapnya.
Akibatnya, korban mengalami luka di bagian kepala dan robek di bagian bibir atas tindak penganiaayaan tersebut.
"Luka, ada di kepala dan bibirnya berdarah. Makanya saya keberatan sekali, kenapa tidak ditanya dulu, kenapa langsung dipukul begitu," ucapnya.
Dia pun melaporkan oknum guru itu ke polisi agar ke depan anaknya tidak diperlakukan semena-mena.