Rabu, 18 Maret 2026

Berita Viral

Seorang Kiai Viral Karena Lakukan Aksi Bejat ke Dua Orang Santri di Nganjuk Jatim

Beredar di media sosial seorang kiai yang tega lakukan aksi bejat ke santrinya. Kiai di Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk ini pun viral

Tayang:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Seorang Kiai Viral Karena Lakukan Aksi Bejat ke Dua Orang Santri di Nganjuk Jatim
Tribunnews.com
Polisi amankan MA (54), warga Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk, yang diduga mencabuli santriwatinya, Rabu (15/1/2025). 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Beredar di media sosial unggahan yang memperlihatkan seorang kiai yang tega lakukan aksi bejat ke santrinya sendiri.

Kiai di Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk ini pun viral.

Pasalnya dalam unggahan tersebut dilengkapi dengan narasi dugaan kiai ini melakukan aksi bejatnya kepada santriwatinya.

Foto sang kiai pun turut diunggah oleh pengunggah.

Dalam keterangan diunggahan tersebut yang dilansir dari Tribunnews, korban kiai ini adalah kakak beradik.

Baca juga: Viral, Sekolah Minta Siswa Bayar Rp 2,6 Juta Buat Makan Gratis Para Guru, Orang Tua Tak Terima

Korban masih tergolong anak-anak. Sang adik duduk di bangku kelas 3 SD dan kakaknya, baru lulus SD. 

Sementara, kiai itu diketahui berinisial MA.

Kabar dugaan kasus tindakan asusila inipun sampai ke telinga kepala desa setempat, Ahmad Kamsuri

Kamsuri mengaku mendapat laporan kasus dugaan tindak asusila, Selasa (14/1/2025) siang. 

"Saya mendapatkan laporan baru siang tadi," katanya.

Kamsuri menyebut, berdasarkan informasi yang ia terima, dugaan aksi tindakan asusila terjadi cukup lama. 

Akan tetapi, sang korban terpaksa menyembunyikan pengalaman pilunya. 

Baca juga: Gara-Gara Tersinggung saat Upacara, Pemuda di Madura Viral Nekat Bakar Motor Guru Honorer

Salah satu korban akhirnya memberanikan diri mengungkapkan dugaan tindak asusila ini kepada keluarga.

Dugaan kasus asusila inipun lantas muncul ke permukaan hingga jadi perbincangan publik. 

"Menurut laporan korban sudah lama, bertahun-tahun. Korban baru melaporkan tanggal 20 Desember 2024," ujarnya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved