Berita Viral

Gara-Gara Tersinggung saat Upacara, Pemuda di Madura Viral Nekat Bakar Motor Guru Honorer

Disinyalir, penyebab kejadian tersebut gara-gara pemuda ini merasa tersinggung saat pemberian nasehat upacara bendera berlangsung.

|
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Gara-Gara Tersinggung saat Upacara, Pemuda di Madura Viral Nekat Bakar Motor Guru Honorer
ist
Tangkap layar video detik-detik motor milik guru Nurdin yang dibakar seorang pemuda di pulau Kangean, kabupaten Sumenep, Madura 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Seorang pemuda di Madura ini nekat bakar motor milik seorang guru.

Disinyalir, penyebab kejadian tersebut gara-gara pemuda ini merasa tersinggung dengan kata-kata yang dilontarkan guru tersebut saat pemberian nasehat upacara bendera berlangsung.

Selain itu, sang guru juga diancam dengan sebilah parang.

Pelaku tersebut adalah Ahmad Qurtubi (19).

Diketahui pelaku yakni Ahmad Qurtubi merupakan tamatan SMA di luar kota yang merupakan pemuda di desa setempat.

Sementara korban, Ahmad Nurdin merupakan seorang guru honorer SMA Putra Bangsa di Desa Pajanangger sejak tahun 1990

Peristiwa itu terjadi di Dusun Bugis Desa Pajanangger, Kecamatan Arjasa Kabupaten Sumenep pada hari Senin (13/1/2025) lalu.

Baca juga: Viral Internasional: Tak Sabar Menunggu Antrean, Pasien Tikam Perawat di Rumah Sakit

Pembakaran dan pengancaman itu terjadi saat guru honorer tersebut pulang dari sekolah.

"Kejadiannya itu sepulang saya dari sekolah. Sekitar pukul 14.00 WIB," ujarnya dilansir Tribun-medan.com, Rabu (15/1/2025). 

Sepulang dari mengajar kata Nurdin, pelaku tiba-tiba mencegatnya tepat di akses jalan Dusun Bugis Desa Pajanannger. 

Ternyata pemicunya yakni pelaku merasa tersinggung dengan nasehat yang diberikan Nurdin saat jadi pembina upacara.

"Saat itu kata pelaku tersinggung dengan pernyataan saya saat menjadi pembina upacara di sekolah," tuturnya. 

Korban mengaku tidak tahu dari mana pelaku mendengar pernyataan korban saat menjadi pembina upacara di sekolah.

Sebab lanjutnya, korban tidak menyingung siapa pun dan tidak menyebut nama siapa pun saat memberikan nasehat dalam upacara. 

"Sambutan saya saat upacara adalah global, kepada semua siswa dan tidak menyebutkan siapapun," tuturnya. 

Baca juga: Datangi Pacar ke Solo Buat Lamaran, Pria Asal Jambi ini Viral Karena Malah Ditelantarkan

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved