Berita Nasional

Fakta-fakta Menarik Anggota BIN TNI Ditemukan Tewas Mengapung di Perairan Jakarta Utara

Nelayan tersebut melihat jasad korban mengapung di perairan dan segera melaporkan temuannya kepada Bripka AM, anggota kepolisian yang sedang berpatrol

Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
Getty
Penemuan mayat seorang anggota TNI. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Penemuan mayat seorang pria purnawirawan TNI berpangkat Brigjen di perairan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (10/1/2025), mengundang perhatian publik.

Selain statusnya sebagai mantan anggota TNI, pria berinisial HO (76) ini juga diketahui memiliki kartu anggota Badan Intelijen Negara (BIN).

Berikut adalah fakta-fakta menarik terkait kasus ini:

1. Ditemukan Mengapung oleh Nelayan

Mayat HO pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan berinisial RA (27).

Nelayan tersebut melihat jasad korban mengapung di perairan dan segera melaporkan temuannya kepada Bripka AM, anggota kepolisian yang sedang berpatroli di sekitar lokasi.

Korban ditemukan mengenakan pakaian bermotif belang, celana jeans hitam, dan sabuk berwarna hitam.

2. Identitas Korban Mengungkap Kejutan

Saat ditemukan, jasad HO masih membawa kartu anggota TNI dan BIN. Identitas ini mengungkap bahwa korban adalah purnawirawan TNI berpangkat Brigjen.

Fakta ini memicu spekulasi tentang latar belakang korban dan kemungkinan penyebab kematiannya.

3. Rekaman CCTV Menjadi Kunci Penting

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, mengungkapkan bahwa polisi telah mengantongi rekaman CCTV yang diduga merekam detik-detik sebelum insiden terjadi.

Dalam rekaman tersebut, terlihat mobil Toyota Vios berpelat nomor B-1606-LB yang dikendarai korban melaju ke Dermaga KCN Marunda pada pukul 00.35 WIB.

Mobil itu tampak menyusuri dermaga hingga akhirnya jatuh ke laut di area Kade 07-08.

Hingga kini, mobil tersebut masih dalam pencarian oleh tim gabungan Ditpolair Polda Metro Jaya.

4. Dilaporkan Hilang Sebelum Ditemukan Tewas

HO dilaporkan hilang sebelum akhirnya ditemukan tewas di perairan Marunda. Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Resa Fiyardi, mengatakan penemuan jasad ini menjadi titik terang dalam penyelidikan.

Namun, mobil korban yang jatuh ke laut masih belum ditemukan meski polisi sudah menentukan perkiraan titik lokasinya.

5. Kesaksian Warga di Lokasi

Jumeri, seorang warga yang berada di sekitar Dermaga KCN Marunda, mengaku melihat proses evakuasi jasad korban oleh petugas.

Ia juga sempat mendengar informasi bahwa ada mobil yang tercebur ke laut.

“Kita nggak tahu bisa kecebur gimana, tahu-tahu di sini ada petugas yang ngambil jenazah. Ada polisi juga. Kalau masalah nyemplungnya di mana kita nggak tahu,” ujar Jumeri.

6. Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian

Hingga kini, polisi masih merunut kejadian untuk menentukan penyebab pasti kematian HO. Penyidik juga tengah menyelidiki apakah ada unsur tindak pidana dalam kasus ini.

“Sekarang sedang kami runut, yang kita pastikan ada tindak pidana atau tidak,” kata Kompol Resa.

Tim Ditpolair Polda Metro Jaya sudah menghubungi keluarga korban untuk koordinasi lebih lanjut terkait penanganan jasad dan penyelidikan kasus ini.

Polisi telah melakukan pencarian terhadap mobil Toyota Vios yang dikendarai HO. Namun, proses pencarian terkendala oleh arus laut yang kuat.

Meski demikian, tim gabungan telah menemukan perkiraan lokasi mobil dan berencana melanjutkan pencarian. (*)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved