Berita Nasional
122 Penumpang Nyaris jadi Korban Kebakaran Kapal di Perairan Batam
Dalam kejadian ini, kapal yang membawa 122 penumpang dan sejumlah kendaraan tersebut terbakar saat sedang berusaha sandar di Pelabuhan Telaga Punggur.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM – Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lantamal IV Batam, bersama berbagai unsur terkait, berhasil mengatasi kebakaran yang melanda KMP Mulia Nusantara di Perairan Pulau Kasam, Batam, pada Rabu (25/12/2024).
Dalam kejadian ini, kapal yang membawa 122 penumpang dan sejumlah kendaraan tersebut terbakar saat sedang berusaha sandar di Pelabuhan Telaga Punggur.
KMP Mulia Nusantara, yang tengah beroperasi dari pelabuhan tersebut, memuat 122 penumpang (113 dewasa, 9 anak), 18 sepeda motor, 25 mobil, satu unit pick-up, dua truk, dan satu Fuso.
Kapal ini juga mengangkut 18 Anak Buah Kapal (ABK) yang sedang bertugas.
Kebakaran bermula saat kapal hendak melakukan manuver untuk sandar, dan tiba-tiba asap putih mulai mengepul dari bagian buritan kapal yang dekat dengan ruang ABK dan kamar mesin.
Berdasarkan keterangan pihak berwenang, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik di ruang ABK, yang berada berdekatan dengan ruang mesin kapal.
Mendapatkan informasi tersebut, Komandan Lantamal IV Batam, Laksma TNI Tjatur Soniarto, langsung mengerahkan Tim F1QR dan RBB Satrol Lantamal IV Batam.
Mereka segera berkoordinasi dengan LCR Polairud Punggur serta Kapal KPLP KN.P. 376 yang kebetulan berada di dekat lokasi kebakaran.
Selain itu, dua kapal Water Supply dari pemadam kebakaran Pemerintah Kota Batam dan BP Batam juga dikerahkan untuk membantu proses pemadaman.
Seluruh ABK kapal terlibat dalam usaha pemadaman dengan peralatan yang tersedia.
Berkat kerja sama yang baik antara TNI AL, Polairud, dan tim pemadam kebakaran, api akhirnya berhasil dipadamkan.
Setelah itu, KMP Mulia Nusantara sandar di Dermaga Pelabuhan Roro untuk melakukan debarkasi penumpang dan kendaraan dengan selamat.
Meski kebakaran tersebut berhasil dipadamkan, ruang ABK dan ruang mesin kapal mengalami kerusakan parah, dan sejumlah dokumen ABK ikut terbakar.
Beruntung, dokumen kapal yang dapat diselamatkan berhasil diamankan di kantor BPTD Punggur.
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, menyampaikan pentingnya meningkatkan kesiapsiagaan di jajaran TNI AL dalam menangani peristiwa darurat di perairan.
"Kehadiran TNI AL diharapkan dapat membantu masyarakat yang mengalami musibah di Perairan Nusantara," ujarnya dalam keterangan terpisah.
Proses evakuasi berjalan lancar, dan meski mengalami kerugian material, seluruh penumpang dan ABK selamat dari kejadian tersebut.(*)
| Komisi V Minta Pemerintah Hentikan Ekspansi Minimarket, Minta Kopdes yang Diutamakan |
|
|---|
| Bareskrim Buru Ko Erwin, Bandar Narkoba yang Diduga Setor Miliaran ke Eks Kapolres AKBP Didik |
|
|---|
| Positif Narkoba, Istri Eks Kapolres Bima dan Aipda Dianita Direhabilitasi |
|
|---|
| Kepsek di Nias Diduga Kolusi dengan Suami dalam Kasus Dana BOS, Kerugian Negara Rp1,4 Miliar |
|
|---|
| 10 Hari Hilang, Ditemukan Dalam Karung: Dua Remaja Ditangkap atas Tewasnya Umar Gayam di Sorong |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Tim-Fleet-One-Quick-Response-F1QR-Lantamal-IV-Batam-bersama-unsur-unsur-lainnya-berhasil-membantu.jpg)