Berita Viral

Gegara Sering Dikatai 'Gila', Pria di Medan Ini Nekat Tikam 3 Bocah Tetangganya hingga Tewas

Hanya karena sering mengejek orang, bocah di Deliserdang Medan ini merenggut nyawa. Tiga bocah milik tetangga ini sering mengejek pelaku dengan kata

Kolase TribunMedan/HO
Pelaku penikaman 3 bocah di Deliserdang, mengaku tak menyesal. 

Saat ini, Hertawan masih terus berdoa kepada tuhan supaya anak keduanya bernama Natan Simarmata (7) bisa membaik.

Ia turut ditusuk oleh Rudi Sihaloho, tetangganya. Namun masih diberi keselamatan.

Saat ini, bocah tersebut masih dirawat di RS Murni Teguh, setelah sebelumnya sempat tak sadarkan diri.

Baca juga: KPU Provinsi Gorontalo Sebut Batas Pengajuan Gugatan Pilkada ke MK Hanya Sampai 11 Desember

Pasangan Rinaldi Simarmata dan Hertawan berharap Rudi Sihaloho dihukum seberat-beratnya karena dengan sadis menusuk anaknya tanpa belas kasih.

"Saya berharap dia dihukum seberat-beratnya. Dan saya berdoa semoga Natan, lekas sembuh."

Tak diberi ampun

Ayah korban, Rinaldi Simarmata (29) mengungkap kronologis tragedi maut itu berdasarkan keterangan yang ia peroleh Natan.

Diketahui saat ini Natan Simarmata masih dirawat intensif.

Baca juga: 19 Januari 2025, TikTok Bakal Terancam Diblokir di AS, Diduga Aplikasi Mengacam Keamanan Nasional AS

Katanya, sebelum ditusuk dan perutnya dirobek oleh Rudi Sihaloho, Nathan sempat memelas pada pelaku.

Ia memelas dan memohon ampun supaya Rudi Sihaloho yang menghampiri sambil membawa pisau tidak menusuknya.

Bahkan, bocah berusia 7 tahun ini sudah memohon-mohon sambil mengatupkan kedua tangannya ke arah Rudi.

Namun wajah memelas Natan yang diiringi rasa ketakutan mendalam tak digubris pelaku.

Dengan dinginnya, Rudi Sihaloho tetap menusukkan pisau ke Natan, lalu merobek perutnya.

"Si Rudi yah, aku dicucuknya pakai pisau. Sudah mohon-mohon aku, tapi dia gak dengar aku, langsung dicucuknya," kata Rinaldi, Selasa (10/12/2024).

Setelah menikam Natan, Rudi yang melihat kedua adiknya sedang duduk di depan teras rumah tetangga bergegas menghampiri.

Baca juga: Kronologi Lansia di Gorontalo Ditemukan Meninggal di Kebun

Di sini Owen Simarmata (4) dan Daren Simarmata (2) juga ditusuk hingga ususnya terburai.

"Terus kulihat adik juga dicucuknya."

Gara-gara diolok-olok

paman korban, Yoko, insiden tersebut terjadi saat orang tua ketiga bocah itu sedang bekerja.

"Biasanya mereka (korban) di rumah dikunci, mungkin entah beli jajan tadi keluar," ungkap Yoko kepada Tribun Medan, Senin.

Yoko menjelaskan ketiga keponakannya sering mengolok-olok Rudi, yang diduga menjadi penyebab pelaku kesal dan melakukan penikaman.

"Penyebabnya nggak tahu, saya nggak gak kenal (sama pelaku). Katanya diejek si pelaku ini," sebutnya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Nenek Raina Warga Bulota Gorontalo Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun

Rudi diketahui memiliki empat anak laki-laki, dan satu di antaranya sedang bersekolah.

Setelah kejadian, Rudi menyerahkan diri ke kantor polisi dengan menggunakan sepeda.

Penanganan Kasus
Kanit Reskrim Polsek Medan Tembung, AKP Japri Binsar Simamora, menyatakan kasus ini kini ditangani oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Medan.

"Sudah kita limpahkan ke PPA Polrestabes Medan, sebab korbannya ini masih anak-anak," jelas Japri kepada Tribun Medan.

Ia menambahkan pelaku dan barang bukti telah diserahkan ke Polrestabes Medan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Semuanya sudah kita serahkan tadi malam, pelaku dan juga barang buktinya," tutupnya.

Dari informasi terakhir, satu dari tiga bocah tersebut telah meninggal dunia akibat penikaman, sementara dua lainnya masih dirawat di rumah sakit

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dan di Tribun-Medan.com 

Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved