Lansia Ditemukan Tewas
Kronologi Lansia di Gorontalo Ditemukan Meninggal di Kebun
Penemuan ini bermula dari rasa curiga cucunya, Acun, yang menyadari sesuatu yang tidak biasa di rumah.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kelurahan-Bulota-Kecamatan-Limboto-Kabupaten-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Seorang wanita lanjut usia, Raina Tuna (60), ditemukan meninggal dunia di kebun miliknya di Kelurahan Bulota, Kecamatan Limboto, Gorontalo, pada Selasa (10/12/2024).
Penemuan ini bermula dari rasa curiga cucunya, Acun, yang menyadari sesuatu yang tidak biasa di rumah.
Acun menyadari sandal milik neneknya tidak berada di tempat biasanya.
Hal ini membuatnya berpikir bahwa neneknya sedang pergi keluar rumah.
Tanpa menunda waktu, Acun langsung menuju kebun, tempat neneknya sering beraktivitas.
Setibanya di kebun, Acun menemukan neneknya sudah terbaring di bawah pohon kelapa tanpa nyawa.
Pemandangan itu membuatnya terpaku sejenak sebelum memberitahu keluarga dan tetangga sekitar.
Yusuf, salah satu tetangga korban, menyebut bahwa ia sempat melihat Raina pada sore hari sebelumnya, Senin (9/12/2024).
Namun, ia tak menyangka bahwa itu akan menjadi kali terakhir ia melihat sosok yang akrab disapa Babu Ina.
Menurut Yusuf, pihak keluarga awalnya tidak terlalu khawatir saat korban tidak terlihat di rumah.
Mereka mengira Raina sedang berada di rumah salah satu anaknya di Talumelito.
Namun, Yusuf menduga kuat bahwa Raina meninggal saat hendak mengambil daun kelapa yang biasa ia gunakan untuk membuat ketupat.
Ketupat itu dijual oleh Raina untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Meski dugaan awal menyebut Raina meninggal saat mengambil daun kelapa, penyebab pastinya belum dapat dipastikan.
Keluarga tidak menemukan tanda-tanda mencurigakan di sekitar lokasi kejadian.
Kepergian Raina yang mendadak ini meninggalkan duka bagi keluarga dan masyarakat sekitar.
Ia dikenal sebagai sosok yang rajin dan sering membuat ketupat untuk dijual di lingkungan setempat.(*)