Tribun Podcast

Universitas Terbuka Tidak Ada Seleksi Masuk Bagi Mahasiswa Baru

Dengan kebijakan ini, Universitas Terbuka Gorontalo semakin membuka pintu bagi masyarakat untuk menggapai pendidikan tinggi tanpa batasan, demi masa d

|
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Universitas Terbuka (UT) memberikan kabar gembira bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana atau diploma.

Kampus ini mengambil langkah progresif dengan menghapus seleksi masuk untuk program S1 dan diploma, demi memberikan akses pendidikan yang lebih luas.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Rektor Bidang Akadamik Universitas terbuka, Mohamad Yunus, dalam TribunPodcast yang dipandu oleh Manager Content TribunGorontalo.com, Aldi Ponge, Jumat (6/12/2024).

"Jadi, tidak ada seleksi masuk Universitas Terbuka bagi mahasiswa S1 dan diploma," jelas Mohamad Yunus.

Menurutnya, kebijakan ini didasarkan pada prinsip bahwa setiap warga negara Indonesia berhak mengenyam pendidikan tinggi.

"Pada dasarnya, semua warga di Indonesia itu punya hak mengeyam pendidikan tinggi," ujarnya dengan tegas.

Namun demikian, kebijakan tanpa seleksi ini hanya berlaku untuk jenjang S1 dan diploma. Bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi ke jenjang S2 dan S3, tetap harus melalui proses seleksi.

"Kalau S2 sama S3 ada seleksinya," tambahnya.

Mohamad Yunus juga menjelaskan filosofi di balik kebijakan ini.

 Ia menegaskan bahwa jenjang S1 adalah tahap pendidikan tinggi yang seharusnya dapat diakses oleh seluruh masyarakat, sesuai dengan amanat pemerintah untuk mempermudah akses pendidikan tinggi.

"Jenjang S1 merupakan pendidikan tinggi yang harus diakses dan dinikmati oleh seluruh masyarakat," bebernya.

Ia menegaskan, kehadiran Universitas Terbuka bertujuan untuk memberikan peluang pendidikan kepada masyarakat luas, sekaligus meningkatkan kapasitas individu untuk berkontribusi bagi bangsa.

"UT hadir untuk memudahkan masyarakat memiliki peluang mencapai pendidikan tinggi dan kapasitas terbaik," tegasnya.

Universitas Terbuka, yang telah berdiri sejak tahun 1984, kini memiliki lebih dari 40 cabang yang tersebar di dalam dan luar negeri.

Kampus ini menjadi salah satu pilar dalam mendukung pendidikan jarak jauh yang inklusif dan merata.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved