Pilkada Serentak 2024
Jagoan PDIP Tumbang di Pilkada Serentak 2024 Jatim, Jateng, Jabar dan Sumut: Megawati Tak Terima
Menariknya dari empat wilayah tersebut jagoan dari Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDI-P) tak memenangkan pertarungan tersebut.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Kontestasi Pilkada Serentak 2024 segera akan berakhir.
Para pasangan calon kepala daerah pun kini sedang menunggu hasil quick count dengan rasa berdebar.
Termasuk daerah Jawa Timur (Jatim), Jawa Tengah (Jateng), Jawa Barat (Jabar), dan Sumatera Utara (Sumut).
Namun menariknya dari empat wilayah tersebut jagoan dari Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDI-P) tak memenangkan pertarungan tersebut.
Sontak saja hal itu membuat Megawati, Ketua Umum PDI-P marah.
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mulai marah dengan hasil Pilkada 2024.
Apalagi, sejumlah pasangan calon yang diusung PDIP kalah berdasarkan hasil quick count dan real count.
Megawati menyinggung sejumlah daerah seperti Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Sumut.
Menurut Megawat adanya upaya dari kekuatan tertentu yang menghalalkan segala cara untuk memenangkan kontestasi Pilkada lewat penggunaan alat-alat negara.
Bahkan, kata Megawati, hal itu dilakukan sampai mengancam demokrasi.
Hal itu disampaikan Megawati menyikapi Pilkada serentak 2024 melalui tayangan video yang dibagikan pada Rabu (27/11/2024) malam.
“Demokrasi kini terancam mati akibat kekuatan yang menghalalkan segala cara. Kekuatan ini mampu menggunakan sumber daya dan alat-alat negara,” kata Megawati.
Presiden Kelima RI pun menyebut penggunaan alat-alat negara nampak di beberapa wilayah yang diamati terus menerus seperti Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, hingga Sulawesi Utara dan berbagai provinsi lainnya.
Megawati pun mencontohkan di Jawa Tengah.
Dia mendapatkan laporan betapa masifnya penggunaan penjabat kepala daerah hingga mutasi aparatur kepolisian demi tujuan politik elektoral.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/aenjvgloenbob.jpg)