Pilkada Serentak 2024
Jagoan PDIP Tumbang di Pilkada Serentak 2024 Jatim, Jateng, Jabar dan Sumut: Megawati Tak Terima
Menariknya dari empat wilayah tersebut jagoan dari Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDI-P) tak memenangkan pertarungan tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/aenjvgloenbob.jpg)
Dia pun secara tegas menyebut jika praktik-praktik semacam itu tidak boleh dibiarkan.
Apalagi, Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutus lewat putusan MK No 136 PUU XII 2024 tentang Sanksi Pidana bagi aparat yang tidak netral di Pemilu.
“Ini tidak boleh dibiarkan lagi, mengingat Mahkamah Konstitusi telah mengambil keputusan penting bahwa aparatur negara yang tidak netral, bisa dipidanakan,” jelas Megawati.
Megawati Sebut Ada Intervensi Penguasa
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri tak terima hasil Pilkada Jawa Tengah.
PDI Perjuangan yang mengusung Andika Perkasa-Hendi gagal unggul di Jawa Tengah menurut hasil quick count.
Sementara pasangan Ahmad Luthfi -Taj Yasin yang diusung KIM Plus berhasil unggul.
Megawati merasa ada intervensi penguasa di Pilkada Jawa Tengah.
Apalagi menurutnya Jawa Tengah merupakan 'kandang Banteng'.
Tak hanya dikenal sebagai ‘Kandang Banteng’, Jawa Tengah juga pernah mengantarkan Megawati sebagai anggota DPR RI sebanyak tiga kali.
Megawati pun melihat energi pergerakan rakyat, simpatisan, dan kader yang militan dan seharusnya tidak akan terkalahkan jika pilkada dilakukan secara fair, jujur, dan berkeadilan.
Namun, dalam situasi ketika segala sesuatu bisa dimobilisasi oleh kekuasaan, maka yang terjadi adalah pembungkaman.
Hal itu disampaikan Megawati menyikapi Pilkada serentak 2024 khususnya di Jawa Tengah melalui tayangan video yang dibagikan pada Rabu (27/11/2024) malam.
“Apa yang terjadi saat ini sudah diluar batas-batas kepatutan etika, moral dan hati nurani,” kata Megawati.
Melihat seluruh fenomena yang terjadi di Pilgub Jawa Tengah, Megawati menyerukan kepada seluruh simpatisan, anggota dan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan serta seluruh rakyat Indonesia, untuk terus berjuang menyuarakan kebenaran.