Jumat, 13 Maret 2026

Penemuan Mayat

Kronologi Pembunuhan Wanita Hamil di Palembang, Motif Permasalahan Dipicu Masalah Motor

Zulkarnain (28 tahun) tersangka pembunuhan mengaku tega menggorok leher korban karena dipicu hal sepele. Tersangka tersinggung dengan kata-kata korban

Tayang:
Editor: Minarti Mansombo
zoom-inlihat foto Kronologi Pembunuhan Wanita Hamil di Palembang, Motif Permasalahan Dipicu Masalah Motor
Tangkap Layar
Pria mabuk bernama Zulkarnain (28) menghabisi nyawa EA (17) yang sedang hamil muda di kawasan -4 Ulu Palembang pada Minggu (10/11/2024) lalu. 

TRIBUNGORONTALO.COM-Polisi berhasil mengungkap motif pembunuhan EA (17 tahun) wanita hamil muda yang ditemukan tewas mengenaskan di kawasan 3-4 Ulu Palembang pada Minggu (10/11/2024) lalu. 

Zulkarnain (28 tahun) tersangka pembunuhan mengaku tega menggorok leher korban karena dipicu hal sepele. Tersangka tersinggung dengan kata-kata korban yang mengumpatnya karena kesal tak dipinjami sepeda motor.  

kronologi Awal Mula Kejadian

Terkuak, penyebab pembunuhan sadis itu dipicu persoalan sepela yakni sepeda motor. Sedangkan adik korban, Davi (16) membeberkan insiden sebelum kakaknya ditemukan tidak bernyawa.

Kasus pembunuhan sadis yang terjadi di Palembang, Sumatera Selatan itu. Zulkarnain mengaku telah mengonsumsi alkohol sebelum menghabisi nyawa EA.

Pemicunya, tersangka tersinggung dengan kata-kata korban yang mengumpatnya karena kesal tak dipinjami sepeda motor. 

Zulkarnai mengaku baru mengenal korban.  Polisi lalu menangkap pelaku ketika berada di rumah salah satu anggota keluarganya di kawasan Talang Keramat, Palembang.

"Dia mengucapkan kata-kata yang membuat saya sakit hati. Hal tersebut yang membuat saya membunuhnya," ujar Zulkarnain saat dihadirkan dalam rilis tersangka di Polda Sumsel, Selasa (12/11/2024). 

Sebelum pembunuhan terjadi, atau tepatnya pada Sabtu (9/11/2024) malam, Zulkarnain menjemput korban dari rumahnya di Jalan Panca Usaha karena mau pergi ke suatu tempat.

"Katanya dia mau ikut kami," singkatnya.

Ia menghabisi nyawa korban dengan menggunakan senjata tajam jenis pisau sepanjang 15 cm.

"Pisau tersebut memang saya bawa sudah tiga hari, usai membunuh korban pisau tersebut langsung saya buang ke Sungai Musi," katanya.

Dirreskrimum Polda Sumsel, Kombes Pol M Anwar Reksowidjojo mengatakan,  pelaku sakit hati karena korban mengeluarkan kata-kata kasar kepadanya dan merebut paksa kunci sepeda motornya.

"Motifnya kesal sakit hati karena korban hendak meminjam sepeda motor tersangka tapi tidak diberikan. Terlibat cekcok, lalu korban mengeluarkan kata-kata kasar ke tersangka, dan mengambil paksa kunci motor milik tersangka, " kata Anwar.

Lanjut Anwar, setelah korban mengambil kunci motor tersangka menarik rambut korban dan langsung menggorok leher menggunakan pisau.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved