Kriminal
Terjerat Pinjol dan Judi Online, Pria di Medan Rampok Supir Taksi hingga Mobil Korban Dibawa Kabur
Polisi menangkap pelaku perampokan, yang gorok leher sopir taksi online bernama Khairul Putra Harahap.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/djfjsdjnzcjsbdh.jpg)
Rupanya sesampainya di lokasi kejadian, pelaku dibegal dan lehernya diduga digorok menggunakan pisau.
Karena korban luka, pelaku langsung mengambil alih kemudi dan korban ditinggalkan begitu saja.
Namun untungnya saat kejadian, ada rekan sesama ojek online yang menolong dan dibawa ke RS Bhayangkara TK II Medan.
"Ojek online yang melintas menolong korban dan dibawa lah ke rumah sakit oleh rekan driver online untuk pertolongan," ungkap Ale.
Baca juga: BREAKING NEWS: Seorang Siswa Ditemukan Tewas di Sungai Desa Mohungo Gorontalo
"Sewaktu di seberang Hotel Danau Toba, mereka sempat berhenti. Di situ, pelaku menggorok leher korban pakai pisau," ujar Ale, dikutip dari Kompas.com.
Khairul pun menyelamatkan diri dengan cara keluar dari mobilnya dan meminta tolong ke warga sekitar.
Sementara pelaku melarikan diri dengan membawa mobil korban.
"Pertama, korban dibawa ke Rumah Sakit Malahayati, tetapi karena tidak sanggup, ia dilarikan ke RS Bhayangkara Medan," jelas Ale.
Hingga kini, lanjut Ale, Khairul masih dirawat secara intensif. Korban mendapatkan luka di leher dan sejumlah luka di bagian jarinya.
Tak lama, pihak kepolisian berhasil menangkap pelaku perampokan. Pelaku bernama Irza Dwi Cahyadi (30) warga Deli Serdang, Sumatera Utara.
Mengutip Tribun-Medan.com, Irza ditangkap sehari setelah melakukan aksinya, Selasa (5/11/2024).
Kombes Gidion Arief Setyawan, Kapolrestabes Medan, menuturkan pelaku nekat melakukan perampokan karena terlilit hutang di pinjaman online (pinjol) dan uangnya habis karena judi online (judol).
"Dia terlilit hutang, hutangnya mulai dari pinjol dan judi online," kata Gidion, Rabu (6/11/2024).
Gidion menambahkan, pelaku juga sudah merencanakan perampokan tersebut. Pisau yang dipakai untuk mengeksekusi korban sudah dipersiapkan sebelum memesan taksi korban.
Baca juga: KPK Tinjau 38 Proyek di Gorontalo, 10 di Antaranya Alami Deviasi
Ia menambahkan, pelaku mengaku tega merampok korban karena ia ingin mendapatkan uang dan menjual mobil korban. Pelaku juga sudah berniat untuk membunuh korbannya.
| Pria di Desa Pangea Gorontalo Tewas Ditikam, Polisi Masih Dalami Motif dan Kronologi Kejadian |
|
|---|
| 7 Kasus Narkoba di Pohuwato Gorontalo Terungkap, 11 Orang Jadi Tersangka |
|
|---|
| Tersangka Pencurian Emas di Tambang Pohuwato Gorontalo Resmi Ditahan, Ternyata Warga Limboto |
|
|---|
| Kakak-Adik di Kota Gorontalo Cekcok hingga "Main Pisau", Disebut Sudah Damai! |
|
|---|
| Jual Bayi Perempuan Rp 52 Juta, Ayah di Palembang Akui Terdesak Biaya Sekolah Anak |
|
|---|