Human Interest Story
Dari Modal Rp 150 Ribu, Zainal Abdul Radjak Raup Omset Rp 6 Juta dari Usaha Bubur Kacang Hijau
Jika dihitung, omset bersih yang ia dapatkan sekitar Rp 6 hingga 7 juta per bulan meski memulai usahanya hanya dengan modal kecil, yakni Rp 150 ribu.
Penulis: Faisal Husuna | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Zainal-Abdul-Radjak-saat-berkemas-mau-istrahat-siang.jpg)
Pria berusia 53 tahun ini mengaku, masa-masa sulit tersebut berlangsung selama sembilan bulan pertama. Namun, dia tetap bertahan dan tidak menyerah.
"Saya alami masa-masa sulit itu selama sembilan bulan, banyak yang tidak laku," kata Zainal mengenang perjuangannya.
Kini, berkat kesabaran dan kegigihannya, usaha Zainal mulai menunjukkan hasil.
Penjualan bubur kacang hijau dan ketan hitam bisa terjual antara 30 hingga 40 porsi dalam satu hari, hanya pada sesi pagi hingga siang.
Sementara itu, pada sore hingga malam hari, penjualan terus bertambah.
"Alhamdulillah, sekarang omsetnya cukup baik, 30 sampai 40 porsi habis dalam waktu pagi hingga siang," ujar Zainal dengan rasa syukur.
Zainal, yang sudah merasakan manisnya kesuksesan dari usaha bubur kacang hijau, kini memberikan pesan kepada anak-anak muda yang ingin membuka usaha.
"Jangan mudah patah hati. Kadang jika banyak yang tidak laku, kita bisa emosi atau menyalahkan keadaan. Jangan begitu. Harus terus mencoba, mencoba, dan berusaha. Mental usaha kita akan terbangun melalui itu," nasihatnya.
Berkat kerja kerasnya, Zainal kini telah menambah satu gerobak lagi untuk memenuhi permintaan pasar yang semakin meningkat.
Bahkan, Zainal sudah merencanakan untuk membuka usaha baru, yakni menjual jus buah, sebagai langkah memperluas jangkauan bisnisnya.
"Alhamdulillah, dengan modal Rp 150 ribu, saya bisa melengkapi perabotan di rumah. Sekarang, saya sedang pesan kedai untuk jualan jus buah," ujarnya, penuh harapan.(*)
| Kisah Fatmawaty Mile, Kepsek SD Tibawa Gorontalo Rela 3 Kali Ganti Kendaraan Tiap Hari Demi Murid |
|
|---|
| Sosok Loli Antuke, Marbot Masjid Agung Baiturrahim Kota Gorontalo |
|
|---|
| Kisah Annisa Tungkagi, Eks Nakes Gorontalo Rintis Kedai Kopi Jalanan |
|
|---|
| Kisah Ibrahim Pakaya, Kakek 71 Tahun Penjual Gulali di Taman Kalimadu Gorontalo |
|
|---|
| Sosok Abdul Gias Tomayahu, Penulis Muda Asal Leboto Gorontalo Peraih 4 Medali Emas Nasional 2025 |
|
|---|