Kamis, 12 Maret 2026

Berita Kabupaten Gorontalo

Kerap Di-'Bully', Mahasiswi Gorontalo Ini Akui 3 Kali Nyaris Akhiri Hidup, Kini Ingin Jadi Psikolog

Mahasiswi Gorontalo berinisial FR (22) tiga kali nyaris akhiri hidupnya. FR mengaku frustasi kerap di-bully oleh teman-temannya.

Tayang:
Penulis: Syarifudin Madina | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Kerap Di-'Bully', Mahasiswi Gorontalo Ini Akui 3 Kali Nyaris Akhiri Hidup, Kini Ingin Jadi Psikolog
Freepik
Ilustrasi - Seorang mahasiswi frustasi karena sering menjadi korban perundungan (bullying). 

Maka dari itu, Christy pun berharap agar pemerintah mengambil langkah cepat untuk mencegah tindakan-tindakan bunuh diri selanjutnya.

"Setidaknya pemerintah memberikan layanan pa torang (kami) kayak fasilitasi torang lah, nanti torang ke masyarakat itu gratis," ucapnya.

Christy pun mengaku pihaknya masih menunggu intruksi dari pemerintah daerah untuk tindakan pencegahan.

Himpunan Psikologi Indonesia bersama Ikatan Psikolog Klinis Sulawesi Utara Gorontalo, lanjut Christy, masih menunggu intruksi dari pemerintah daerah Gorontalo.

"Sebenarnya kami sedang menunggu tindakan dari pemerintah sih ini karena ini sudah kuratif," katanya.

Kata Cristy, dari pihak keluarga dari si korban juga butuh pendekatan.

"Karena kan kita tidak tau keluarga yang ditinggalkan juga kesehatan mentalnya bagaimana," pungkasnya.


*Disclaimer: Informasi dalam artikel ini tidak bertujuan untuk menginspirasi siapa pun melakukan tindakan bunuh diri. Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.

 

 

Ikuti Saluran WhatsApp TribunGorontalo untuk informasi dan berita menarik lainnya

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved