Rabu, 11 Maret 2026

Berita Kabupaten Gorontalo

Kerap Di-'Bully', Mahasiswi Gorontalo Ini Akui 3 Kali Nyaris Akhiri Hidup, Kini Ingin Jadi Psikolog

Mahasiswi Gorontalo berinisial FR (22) tiga kali nyaris akhiri hidupnya. FR mengaku frustasi kerap di-bully oleh teman-temannya.

Tayang:
Penulis: Syarifudin Madina | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Kerap Di-'Bully', Mahasiswi Gorontalo Ini Akui 3 Kali Nyaris Akhiri Hidup, Kini Ingin Jadi Psikolog
Freepik
Ilustrasi - Seorang mahasiswi frustasi karena sering menjadi korban perundungan (bullying). 

Dari segala pengalaman pahitnya, FR kini bercita-cita menjadi psikolog.

F.R berharap bisa membahagiakan ibunda tercinta.

Baca juga: Gadis 15 Tahun jadi Korban Rudapaksa hingga Hamil, Pelakunya 13 Tetangga, Dipaksa Nikah Siri

Psikolog Ungkap 50 Persen Mahasiswa Gorontalo Punya Niat Bunuh Diri

Psikolog Klinis Gorontalo, Christy Nainggolan
Psikolog Klinis Gorontalo, Christy Nainggolan (Foto: Dok pribadi)

Diberitakan sebelumnya, Christy Nainggolan, Psikolog Klinis Gorontalo, sangat prihatin terhadap kondisi kasus bunuh diri di Provinsi Gorontalo.

Puluhan kasus bunuh diri terjadi sepanjang tahun 2023.

"Ini sebenarnya sudah sangat mengkhawatirkan, khususnya untuk masyarakat Gorontalo," ujar Christy kepada TribunGorontalo.com, Rabu (12/7/2023).

Ia mengaku kaget kasus tersebut terjadi dalam waktu singkat.

Cristy pun bertanya-tanya apakah masyarakat Gorontalo cenderung mengalami masalah mental, tapi tidak terungkap.

"Ini menandakan Gorontalo, warganya sedang tidak baik-baik saja," ujarnya.

Kata Christy, orang yang ingin bunuh diri pasti sudah memiliki ide untuk bertindak demikian.

"Bunuh diri tuh, orang tahunya kadang hanya didasari oleh masalah sepele. Padahal, sebelum dilakukannya bunuh diri pasti sudah ada proses," ungkapnya.

Wanita berprofesi dosen di dua kampus Gorontalo ini mengaku sudah sering mengadakan screening bagi mahasiswanya.

"Mahasiswa saya aja kadang saya kasih screening untuk deteksi kesehatan mental mereka," akunya.

Christy mengungkapkan fakta bahwa dari keseluruhan mahasiswa yang dilakukan screening, ia menemukan 80 persen mahasiswa memiliki kesehatan mental yang buruk.

Sementara itu, 50 persen mahasiswa itu bahkan sudah punya ide bunuh diri.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved