Jumat, 3 April 2026

Pesawat Sam Air Jatuh di Gorontalo

Siaran Langsung Lokasi Pesawat SAM Air jatuh di Pohuwato Gorontalo, Tonton Live Streamingnya

Berikut live Facebook lokasi Pesawat SAM Air jatuh  di dekat Bandara Panua, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo Minggu (20/10/

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Nawir Islim | Editor: Ponge Aldi

TRIBUNGORONTALO.COM - Berikut live Facebook lokasi Pesawat SAM Air jatuh  di dekat Bandara Panua, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo Minggu (20/10/2024) 

Pesawat dengan nomor registrasi PK-SMH (DHC6) ini lepas landas dari Bandara Gorontalo pada pukul 07:03 Wita

Pesawat diperkiraan waktu tiba (ETA) pada pukul 07:33 Wita dalam kondisi cuaca berawan. 

Pesawat memuat Capt M Saefurubi A, First Officer M Arthur VG, teknisi bernama Budijanto dan seorang penumpang Sri Meyke Male

Para korban meninggal di lokasi kejadian dan jenazahnya dievakuasi ke Puskesmas Motolohu, Kecematan Randangan, Kabupaten Pohuwato.

Pesawat melakukan prosedur pendaratan melalui runway 27 dan melakukan go arround dengan belokan ke kiri pada menit ke 07.35 Wita.

Pesawat jatuh di daerah tambak atau empang yang jaraknya kurang lebih 300--500 meter sisi selatan runway Bandara Panua Pohuwato

Bandara Panua Pohuwato berjarak sekitar 31 kilometer atau 51 menit  perjalanan darat dari Marisa, Ibu Kota Kabupaten Pohuwato.

Sedangkan ke Kota Gorontalo, ibu Kota Provinsi Gorontalo sekitar 191 kilometer atau jarak tempuh sekitar 4-5 jam perjalanan darat

Bandara tersebut adalah bandara ke-25 dari 27 bandara yang dibangun. Bandara yang dibangun sejak tahun 2015 itu menelan anggaran Rp 437,4 miliar.

Bandara Panua memiliki sejumlah fasilitas penting diantaranya landasan pacu sepanjang 1200m x 30m, taxiway 15m x 170m serta apron 110m x 70m. Gedung terminal berukuran 990m⊃2; dengan pesawat terbesar yang bisa terbang dan mendarat jenis ATR 72-600.

Bandara perintis itu menelan biaya APBN sebesar Rp437,4 miliar, sebagian di antaranya dibiayai melalui mekanisme Surat berharga Syariah Negara (SBSN).

Pesawat DHC-6 Twin Otter milik maskapai SAM Air sukses mendarat dan terbang dengan rute Gorontalo – Pohuwato – Palu pada 18 Februari 2024. Jokowi meresmikan bandara tersebut pada 22 April 2024.

Live Streaming Facebook Tribun Gorontalo di Lokasi Pesawat SAM AIr Jatuh :

Live Streaming Facebook Tribun Gorontalo di Rumah Duka:

Suasana Rumah Duka Meyke Male Korban Pesawat SAM Air Jatuh di Pohuwato Gorontalo

Suasana rumah duka Sri Meyke Male (30) korban pesawat SAM Air yang jatuh di dekat Bandara Panua, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo Minggu (20/10/2024) 

Rumah duka Sri Meyke Male berada di Jalan Kutai, Kelurahan Tamalate, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo.

Tampak keluarga dan pelayat sudah menanti jenazah korban tiba di rumah duka.

Saat ini keempat jenazah masih berada di Puskesmas Motolohu, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato.

Kesedihan mendalam terlihat jelas di wajah pelayat di rumah duka tersebut

Sri Meyke Male  meninggalkan 3 anak yang masih usai belia. 

Ketiga anaknya tersebut yakni anak sulung bernama Nurul masih di bangku SD, anak kedua bernama Rafi, dan anak bungsu Naura masih berusia 2 tahun.

Ketiga anaknya tersebut ditinggal di rumah orangtuanya di Jalan Kutai, Kelurahan Tamalate, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo.

Anak bungsu Sri Meyke, yang baru berusia dua tahun, terlihat tertidur lelap di kamar korban sambil minum susu dari botol. 

 Sementara itu, dua anak lainnya yang masih sangat muda juga tertidur di kamar.

Seolah belum sepenuhnya menyadari bahwa mereka baru saja kehilangan ibu tercinta.

Anton Kadir, paman korban ngatakan anak sulung Sri duduk di bangku sekolah dasar. Sementara anak bungsunya baru berusia dua tahun. 

“Anak yang paling besar itu masih SD, anak yang paling kecil masih bayi sekitar dua tahun,” ungkap Anton kepada TribunGorontalo.com, Minggu (20/10/2024).

Diketahui korban hendak menuju Palu untuk menemui suaminya. 

“Dia (Mey) mau pergi ke Palu untuk menemui suaminya karena mereka akan ada kegiatan yang harus dilakukan bersama,” jelasnya.

Anton Kadir mengatakan ibu korban setelah mengantar Sri Meyke ke Bandara Djalaluddin Gorontalo untuk penerbangan menuju Palu, sang ibu sedang dalam perjalanan pulang. 

Belum sampai di rumah, ia langsung memutar arah setelah mendengar kabar bahwa pesawat yang ditumpangi putrinya mengalami kecelakaan. 

Katanya, saat ini ibu korban sedang menjemput jenazah  Sri Meyke Male di  Pohuwato

“Belum sempat sampai di rumah, langsung balik setelah dengar kabar. Sekarang ibunya masih menunggu jenazah di Pohuwato,” ujar Anton Kadir, paman korban.

Candaan Terakhir Korban

Gustin Ishak, tante korban Sri Meyke Male mengungkap pembicaraan terakhir korban sebelum berangkat.

Katanya, korban sempat bercanda soal pesawat jatuh. 

Dia meninggalkan suami dan tiga anak yang masih kecil.

“Kalau jatuh di pesawat, tuan rumah akan jadi orang kaya,” kata Gustin Ishak mengulang candaan korban dengan anak-anaknya.

Candaan itu kini menjadi kenangan pahit yang membawa duka mendalam bagi keluarganya.

Di rumah duka, suasana semakin mengharukan. 

Rumah duka Sri Meyke Male berada di Jalan Kutai, Kelurahan Tamalate, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo.

Tampak keluarga dan pelayat sudah menanti jenazah korban tiba di rumah duka.

Saat ini keempat jenazah masih berada di Puskesmas Motolohu, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved