Pesawat Sam Air Jatuh di Gorontalo
Kondisi 3 Anak Meyke Male, Korban Pesawat SAM Air Jatuh di Pohuwato Gorontalo
Sri Meyke Male (30) korban pesawat SAM Air jatuh di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo meninggalkan 3 anak yang masih usai belia.
Penulis: Nur Ainsyah Habibie | Editor: Ponge Aldi
TRIBUNGORONTALO.COM - Sri Meyke Male (30) korban pesawat SAM Air jatuh di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo meninggalkan 3 anak yang masih usai belia.
Ketiga anaknya tersebut yakni anak sulung bernama Nurul Ahmad kelas II SMP, anak kedua bernama Rafi Ahmad kelas II SD, dan anak bungsu Naura satu tahun 10 bulan.
Ketiga anaknya tersebut ditinggal di rumah orangtuanya di Jalan Kutai, Kelurahan Tamalate, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo.
Anak bungsu Sri Meyke, yang baru berusia dua tahun, terlihat tertidur lelap di kamar korban sambil minum susu dari botol.
Baca juga: VIDEO: Kecelakaan Pesawat SAM Air di Dekat Bandara Gorontalo, Seluruh Penumpang Tewas
Sementara itu, dua anak lainnya yang masih sangat muda juga tertidur di kamar.
Seolah belum sepenuhnya menyadari bahwa mereka baru saja kehilangan ibu tercinta.
Anton Kadir, paman korban ngatakan anak sulung Sri duduk di bangku sekolah dasar. Sementara anak bungsunya baru berusia dua tahun.
“Anak yang paling besar itu masih SD, anak yang paling kecil masih bayi sekitar dua tahun,” ungkap Anton kepada TribunGorontalo.com, Minggu (20/10/2024).
Diketahui korban hendak menuju Palu untuk menemui suaminya.
“Dia (Mey) mau pergi ke Palu untuk menemui suaminya karena mereka akan ada kegiatan yang harus dilakukan bersama,” jelasnya.
Anton Kadir mengatakan ibu korban setelah mengantar Sri Meyke ke Bandara Djalaluddin Gorontalo untuk penerbangan menuju Palu, sang ibu sedang dalam perjalanan pulang.
Belum sampai di rumah, ia langsung memutar arah setelah mendengar kabar bahwa pesawat yang ditumpangi putrinya mengalami kecelakaan.
Katanya, saat ini ibu korban sedang menjemput jenazah Sri Meyke Male di Pohuwato
“Belum sempat sampai di rumah, langsung balik setelah dengar kabar. Sekarang ibunya masih menunggu jenazah di Pohuwato,” ujar Anton Kadir, paman korban.
Candaan Terakhir Korban
Gustin Ishak, tante korban Sri Meyke Male mengungkap pembicaraan terakhir korban sebelum berangkat.
Katanya, korban sempat bercanda soal pesawat jatuh.
Dia meninggalkan suami dan tiga anak yang masih kecil.
“Kalau jatuh di pesawat, tuan rumah akan jadi orang kaya,” kata Gustin Ishak mengulang candaan korban dengan anak-anaknya.
Candaan itu kini menjadi kenangan pahit yang membawa duka mendalam bagi keluarganya.
Di rumah duka, suasana semakin mengharukan.
Rumah duka Sri Meyke Male berada di Jalan Kutai, Kelurahan Tamalate, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo.
Tampak keluarga dan pelayat sudah menanti jenazah korban tiba di rumah duka.
Saat ini keempat jenazah masih berada di Puskesmas Motolohu, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato.
Diketahui, Pesawat SAM Air mengalami kecelakaan dan jatuh di dekat Bandara Panua, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo Minggu (20/10/2024)
Pesawat dengan nomor registrasi PK-SMH (DHC6) ini lepas landas dari Bandara Gorontalo pada pukul 07:03 Wita
Pesawat diperkiraan waktu tiba (ETA) pada pukul 07:33 Wita dalam kondisi cuaca berawan.
Pesawat memuat Capt M Saefurubi A, First Officer M Arthur VG, teknisi bernama Budijanto dan seorang penumpang Sri Meyke Male
Para korban meninggal di lokasi kejadian dan jenazahnya dievakuasi ke Puskesmas Motolohu, Kecematan Randangan, Kabupaten Pohuwato.
Pesawat melakukan prosedur pendaratan melalui runway 27 dan melakukan go arround dengan belokan ke kiri pada menit ke 07.35 Wita.Pesawat jatuh di daerah tambak atau empang yang jaraknya kurang lebih 300--500 meter sisi selatan runway Bandara Panua Pohuwato
Bandara Panua Pohuwato berjarak sekitar 31 kilometer atau 51 menit perjalanan darat dari Marisa, Ibu Kota Kabupaten Pohuwato.
Sedangkan ke Kota Gorontalo, ibu Kota Provinsi Gorontalo sekitar 191 kilometer atau jarak tempuh sekitar 4-5 jam perjalanan darat
Bandara tersebut adalah bandara ke-25 dari 27 bandara yang dibangun. Bandara yang dibangun sejak tahun 2015 itu menelan anggaran Rp 437,4 miliar.
Bandara Panua memiliki sejumlah fasilitas penting diantaranya landasan pacu sepanjang 1200m x 30m, taxiway 15m x 170m serta apron 110m x 70m. Gedung terminal berukuran 990m⊃2; dengan pesawat terbesar yang bisa terbang dan mendarat jenis ATR 72-600.
Bandara perintis itu menelan biaya APBN sebesar Rp437,4 miliar, sebagian di antaranya dibiayai melalui mekanisme Surat berharga Syariah Negara (SBSN).
Pesawat DHC-6 Twin Otter milik maskapai SAM Air sukses mendarat dan terbang dengan rute Gorontalo – Pohuwato – Palu pada 18 Februari 2024. Jokowi meresmikan bandara tersebut pada 22 April 2024
Pesawat Sam Air Jatuh
Pesawat Sam Air Kecelakaan
Kecelakaan Pesawat Pesawat Sam Air
Bandara Panua Pohuwato
Bandara Bumi Panua Pohuwato
| 5 Hari Pasca Kecelakaan Maut, Penerbangan Pesawat SAM Air Gorontalo Dihentikan Sementara |
|
|---|
| Update Hari Kedua Investigasi Jatuhnya Pesawat SAM Air di Gorontalo |
|
|---|
| KNKT Rembuk Bersama TNI-Polri, Selidiki Kasus Kecelakaan Pesawat SAM Air di Pohuwato Gorontalo |
|
|---|
| 5 Fakta Terbaru Kecelakaan Pesawat SAM Air di Pohuwato Gorontalo, Black Box Jadi Kunci |
|
|---|
| Lurah Tamalate Cerita Pertemuan Terakhirnya dengan Sri Meyke Male, Korban SAM Air Gorontalo |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.