DPRD Provinsi Gorontalo
Terjadi Perdebatan Sengit saat Pembentukan Fraksi DPRD Provinsi Gorontalo, Interupsi Bertubi-tubi
Sidang paripurna yang seharusnya berjalan lancar, mendadak memanas ketika Sekretaris DPRD Provinsi Gorontalo, Sudarman Samad, membacakan sebuah surat.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Suasana-sidang-paripurna-pembentukan-fraksi-fraksi-DRPD-Provinsi-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - DPRD Provinsi Gorontalo menggelar sidang paripurna untuk pembentukan fraksi-fraksi pada Rabu (2/10/2024).
Sidang yang dimulai sekitar pukul 14.00 WITA ini dipimpin oleh Ketua DPRD sementara, Paris Jusuf.
Sidang paripurna yang seharusnya berjalan lancar, mendadak memanas ketika Sekretaris DPRD Provinsi Gorontalo, Sudarman Samad, membacakan sebuah surat.
Dalam surat tersebut, dinyatakan bahwa Partai Hanura akan bergabung dengan Partai Demokrat.
Pernyataan tersebut langsung memicu interupsi dari anggota legislatif (Aleg) Partai Golkar, Fikram Salilama.
Fikram mempertanyakan alasan perubahan sikap Hanura yang sebelumnya telah bergabung dengan PAN dan PKB, namun kini memilih bergabung dengan Demokrat.
"Kenapa tiba-tiba Hanura berubah sikap? Bukankah sebelumnya mereka sudah bergabung dengan PAN dan PKB?" tanya Fikram dengan nada tegas.
Kebingungan ini tidak hanya disuarakan oleh Fikram. Aleg dari PDI Perjuangan, Espin Tulie, turut memberikan komentar.
Ia mengingatkan agar forum tidak berlarut-larut hanya karena perbedaan sikap satu partai.
"Jangan sampai sidang ini terombang-ambing hanya karena satu partai. Jika skorsing diperlukan, jangan lama-lama, satu jam sudah cukup," ujar Espin dengan nada tegas.
Sementara itu, dari kubu Hanura, Ekwan Ahmad, tampak kecewa karena partainya menjadi topik utama perdebatan.
Ia membantah adanya unsur transaksi politik dan menegaskan bahwa keputusan partainya untuk bergabung dengan Demokrat sudah sesuai aturan internal.
"Saya merasa ini seperti transaksi politik, namun di sini saya tegaskan, saya hanya mengikuti aturan partai," ucap Ekwan dengan nada kesal. (*)
| PKS Siapkan Aswan Djamaluddin Sebagai Calon PAW DPRD Gorontalo, Pengganti Mustafa Yasin |
|
|---|
| Terungkap Sosok Pengganti Mustafa Yasin, Calon PAW DPRD Provinsi Gorontalo |
|
|---|
| 4 Ranperda Tuntas di Triwulan I, DPRD Provinsi Gorontalo Pacu Pembahasan hingga Akhir 2026 |
|
|---|
| DPRD Gorontalo Heran LPG 3 Kg Dikeluhkan Langka, Padahal 25 Ribu Tabung Didistribusikan Tiap Hari |
|
|---|
| DPRD Provinsi Gorontalo Tetap Ngebut Rapat hingga Siapkan Paripurna LKP di Momen Ramadan |
|
|---|