Reses DPRD Provinsi Gorontalo
DPRD Gorontalo dan Pemkab Bone Bolango Bahas Infrastruktur, Bencana, dan Anggaran
Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango pada masa persidangan
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM, Bone Bolango -- Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango pada masa persidangan awal tahun 2026.
Kunjungan ini dimanfaatkan sebagai ajang sinkronisasi program pembangunan daerah sekaligus pendalaman aspirasi hasil reses anggota DPRD dari daerah pemilihan (dapil) Bone Bolango.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bone Bolango, Iwan Mustapa, menyambut langsung rombongan DPRD Provinsi Gorontalo dari Komisi I, II, dan III, Senin (2/2/2026).
Dalam pertemuan itu, Iwan menekankan pentingnya mengawal awal tahun anggaran 2026 agar perencanaan dan alokasi pembangunan benar-benar tepat sasaran, bukan sekadar berpindah antarwilayah tanpa kesiapan teknis.
Baca juga: Lowongan Kerja Kedubes Amerika Serikat untuk Indonesia, Cek Persyaratannya
“Ini kan masih awal tahun 2026. Mumpung masih memungkinkan mengotak-atik alokasi antarwilayah, tapi harus melihat kesiapan di lapangan,” ujar Iwan.
Ia menegaskan, Pemkab Bone Bolango sangat berharap dukungan penuh dari anggota DPRD Provinsi Gorontalo yang berasal dari dapil Bone Bolango, agar hasil reses benar-benar berdampak langsung bagi pembangunan daerah.
“Kami sangat berharap dukungan dari Bapak-Ibu anggota DPRD dapil Bone Bolango. Insyaallah, hasil reses hari ini bisa memberikan berkah bagi pembangunan di Kabupaten Bone Bolango,” kata Iwan.
Sekda Iwan juga menjelaskan bahwa kehadirannya mewakili Bupati Bone Bolango, yang saat itu sedang menjalankan agenda pemerintahan di Jakarta bersama Gubernur Gorontalo serta kepala daerah lainnya.
“Pak Bupati saat ini berada di Jakarta bersama Pak Gubernur dan para bupati/wali kota se-Indonesia serta Forkopimda,” jelasnya.
Dalam forum tersebut, Sekda turut menghadirkan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) teknis. Kehadiran OPD, menurutnya, sangat penting agar koordinasi dengan DPRD Provinsi Gorontalo bisa berjalan konkret, terutama dalam memperjuangkan program lintas kewenangan.
“Saya hadirkan teman-teman OPD teknis, karena biasanya kita di daerah sering cari A, cari B. Supaya kalau mau mendapatkan A atau B, semuanya jelas dan bisa langsung dibahas secara teknis,” ujarnya.
Pantauan TribunGorontalo.com di lokasi, pertemuan berlangsung dinamis.
Sejumlah anggota DPRD Provinsi Gorontalo menyampaikan catatan terkait kondisi infrastruktur, penanganan bencana, hingga dampak kebijakan fiskal nasional terhadap daerah.
Sekretaris Dapil II DPRD Provinsi Gorontalo, Yeyen Sidiki, menegaskan bahwa kunjungan ini bukan sekadar rutinitas awal tahun, melainkan upaya memperdalam aspirasi yang sebelumnya telah disampaikan masyarakat dan pemerintah daerah.
“Ini masa persidangan awal tahun 2026. Kami datang bukan sekadar hadir, tapi ingin memperdalam apa-apa yang masih tertunda dari hasil reses sebelumnya,” ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/KUNKER-Pemerintah-Bone-Bolango-terima-kunker-anggota-DPRD-Gorontalo.jpg)