PEMPROV GORONTALO
Wagub Idah Syahidah Dialog dengan Kepala Bapanas, Laporkan Harga Pangan Gorontalo saat GPM Nasional
GPM yang digelar serentak secara nasional tersebut dilaksanakan di Lapangan Padebuolo, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, Jumat (13/2/2026).
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
Ringkasan Berita:
- Penjabat Ketua TP PKK Gorontalo, Idah Syahidah, berdialog via zoom dengan Kepala Badan Pangan Nasional untuk melaporkan kondisi harga pangan di Gorontalo yang terpantau stabil
- Pelaksanaan GPM di Lapangan Padebuolo mendapat antusiasme tinggi dari warga yang menyerbu komoditas pokok seperti beras dan minyak goreng dengan harga terjangkau
- Kepala Badan Pangan Nasional memberikan instruksi khusus kepada jajaran Satgas Pangan untuk memperketat pengawasan distribusi pangan selama dua bulan ke depan
TRIBUNGORONTALO.COM – Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Gorontalo diwarnai dengan dialog langsung antara Penjabat Ketua TP PKK Provinsi Gorontalo, Idah Syahidah, bersama Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman, melalui Zoom Meeting.
GPM yang digelar serentak secara nasional tersebut dilaksanakan di Lapangan Padebuolo, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, Jumat (13/2/2026).
Dalam sesi dialog tersebut, Amran menanyakan secara langsung kondisi harga pangan terkini di Provinsi Gorontalo. Menanggapi hal itu, Idah menyampaikan laporan terkait perkembangan harga serta antusiasme masyarakat yang tinggi selama pelaksanaan GPM.
Ia menggambarkan situasi di lapangan yang menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat sekaligus stabilitas harga komoditas pokok.
“Alhamdulillah, masyarakat sudah mulai berbelanja. Harga pangan saat ini terpantau cukup stabil,” ujar Idah.
Baca juga: Kisah Yus Sahi Perintis Kopi Surplus Gorontalo: Makna Memanusiakan Manusia
Pada kesempatan yang sama, Idah juga memperkenalkan sejumlah pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut, mulai dari unsur pemerintah daerah hingga tim lintas lembaga yang bertugas melakukan pengawasan dan pengendalian harga pangan.
“Merupakan suatu kebanggaan bagi masyarakat Provinsi Gorontalo bahwa harga-harga yang dipasarkan hari ini cukup stabil,” tambahnya.
Idah juga menyatakan optimismenya bahwa stabilitas harga tersebut dapat terus dipertahankan hingga akhir tahun, sejalan dengan arahan pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional.
Menanggapi laporan tersebut, Amran memberikan pesan khusus kepada jajaran yang terlibat dalam Satgas Pangan, terutama dari unsur kepolisian. Pesan tersebut disampaikan sebagai bentuk dorongan untuk memperketat pengawasan distribusi pangan di daerah.
“Pak Dirkrimsus, saya minta tolong kurangi tidur sedikit selama dua bulan ini, ya. Nanti setelah Idul Fitri baru ditambah tidurnya. Salam hormat untuk Pak Kapolda,” ucap Amran sembari berseloroh.
Dialog ini menjadi salah satu momen penting dalam rangkaian GPM serentak nasional di Gorontalo. Selain memantau kondisi lapangan, pemerintah pusat ingin memastikan upaya stabilisasi harga pangan berjalan efektif, terutama menjelang bulan suci Ramadan.
Sebelumnya, kegiatan GPM di Gorontalo diserbu warga yang ingin mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan pasar umum. Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari di lapak-lapak yang menyediakan beras, minyak goreng, gula, daging ayam, hingga aneka sayuran dan rempah-rempah.
Melalui dialog ini, pemerintah daerah dan pusat mempertegas komitmen bersama untuk menjaga ketersediaan pangan dan memastikan harga tetap aman bagi seluruh masyarakat Gorontalo.
(TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)