Tips Kesehatan
Meski Kaya Manfaat, 3 Jenis Teh Herbal Ini Tidak Baik Diminum Penderita Penyakit Diabetes
Teh herbal kerap menjadi minuman tradisional masyarakat Indonesia. Namun bagi penderita penyakit diabetes, teh herbal sebaiknya tidak dikonsumsi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ilustrasi-teh-herbal.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Teh herbal kerap menjadi minuman tradisional masyarakat Indonesia.
Namun bagi penderita penyakit diabetes, teh herbal sebaiknya tidak dikonsumsi.
Walaupun teh herbal kaya manfaat seperti meningkatkan kesehatan usus hingga peradangan, teh ini tidak dianjurkan untuk pengidap kencing manis.
Diabetes diketahui kondisi di mana kadar gula dalam darah sangat tinggi.
Pada penderita diabetes, pankreas tidak memproduksi insulin dalam jumlah cukup atau sel-sel tidak dapat menggunakan insulin secara efisien, sehingga mengakibatkan kadar gula darah meningkat.
"Jika Anda memiliki kondisi kesehatan kronis seperti diabetes dan mengonsumsi obat tambahan, penting untuk memastikan tidak menambahkan suplemen ke rutinitas harian Anda, termasuk teh herbal."
"Beberapa teh herbal dapat berinteraksi dengan obat-obatan atau berdampak bahaya pada kadar gula darah, jadi selalu penting untuk berkonsultasi dengan dokter," ungkap Erin Palinski-Wade, RD, CDECS yang dilansir dari EatingWell.
"Penting untuk memastikan bahwa suplemen apa pun, seperti teh herbal yang Anda konsumsi tidak membahayakan," ujar Lorena Drago, MS, RDN, CDN, CDCES, seorang ahli gizi yang mengkhususkan diri dalam diabetes.
Jenis Teh Herbal yang Baiknya Tidak Dikonsumsi Penderita Diabetes
Dilansir dari EatingWell, berikut ini beberapa jenis teh herbal yang baiknya tidak dikonsumsi oleh penderita diabetes.
Erin Palinski menyarankan agar berhati-hati sebelum menyeruput teh aloe vera.
"Penelitian telah menunjukkan bahwa mengonsumsi teh aloe vera dapat berdampak drastis pada kadar gula darah, sehingga meningkatkan kekhawatiran akan terjadinya hipoglikemia," kata Palinski.
Meskipun penelitian masih sedikit, satu studi lama meneliti dampak bubuk gel aloe vera terhadap respons gula darah dan lipid darah pada penderita diabetes tipe 2.
Mengonsumsi bubuk gel aloe vera menyebabkan penurunan glukosa darah, tekanan darah, dan kolesterol yang signifikan.
Hal ini terdengar menggembirakan, namun efek yang kuat ini berpotensi menimbulkan kerugian, karena dapat menyebabkan glukosa darah rendah, yang berbahaya bagi orang yang mengonsumsi obat penurun gula darah.
Baca juga: Hati-Hati! 8 Makanan Ini Bisa Menyebabkan Gula Darah dan Diabetes, Jangan Dikonsumsi Setiap Hari