Kesehatan

Hati-Hati! Ini 8 Tanda Penyakit Diabetes Parah, Gejala dan Bahaya yang Perlu Diperhatikan

Hati-hati! 8 tanda ini menunjukkan penyakit diabetes sudah parah. Menurut Yankes Kemenkes dan Medical News Today, berikut tanda penyakit diabetes

Editor: Prailla Libriana Karauwan
Tribunstyle
Ilustrasi : Diabetes 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Hati-hati! 8 tanda ini menunjukkan penyakit diabetes sudah parah.

Tanda-tanda diabetes pada umumnya berkisar seperti kadar gula darah yang selalu tinggi, sering buang air kecil, infeksi yang berulang, haus berlebihan, hingga ketoasidosi diabetik yang perlu diwaspadai.

Apabila penyakit diabetes ini dibiarkan dan kurang adanya tindakan lebih lanjut bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang komplikasi.

Bahkan tak sedikit penderita diabetes harus kehilangan anggota badan, menjalani proses cuci darah hingga meninggal dunia.

Walaupun bukan menjadi penyakit nomor 1 yang mematikan, namun data dari Kementerian Kesehatan RI menyebut sekira ada 28,6 juta warga Indonesia yang terkena Diabetes Melitus pada tahun 2023.

Hal ini berarti, penyakit diabetes menjadi salah satu penyakit yang harus diwaspadai dan harus diperhatikan.

Baik itu dari gejalanya hingga bahayanya. terutama jika tingkat keparahan penyakit diabetes berada di tingkat paling atas.

Gejala penyakit diabetes ketika udah mulai parah termasuk peningkatan nafsu makan tanpa kenaikan berat badan, penurunan berat badan tiba-tiba, serta napas berbau buah-buahan.

Baca juga: 4 Makanan Terbaik Pengganti Gula, Cocok Untuk Penderita Diabetes dan Sedang Diet

Mengenali gejala ini sejak dini dapat membantu penderita untuk segera mendapatkan penanganan medis yang tepat, mencegah komplikasi lebih lanjut, dan memastikan perawatan yang efektif.

Selain itu, diabetes adalah kondisi yang mengganggu kemampuan tubuh untuk memproses glukosa dalam darah atau yang dikenal sebagai gula darah.

Kondisi tersebut terjadi seumur hidup, atau dengan kata lain seseorang yang didiagnosis dengan penyakit ini akan memerlukan perawatan seumur hidupnya.

Jika tidak mendapat perawatan yang baik, diabetes dapat menyebabkan penumpukan gula darah.

Hal tersebut kemuadian akan meningkatkan risiko komplikasi seperti stroke dan penyakit jantung.

Diabetes sendiri sebagaimana dirangkum dari WebMd terbagi menjadi tiga jenis.

Yakni diabetes tipe 1, diabetes tipe 2 dan diabetes gestasional.

Ketiga jenis penyakit diabetes sebenarnya memiliki gejala, penyebab dan perawatan yang berbeda-beda.

Meski begitu, tanda awal diabetes biasanya mirip untuk setiap jenisnya.

Baca juga: Jenis Roti untuk Penderita Diabetes, Ada Roti Gandum Hingga Roti Oat

Penyakit diabetes jika tidak segera ditangani, akan semakin parah dan bisa menyebabkan komplikasi.

Tanda penyakit diabetes yang sudah parah, antara lain cenderung memiliki kadar gula darah yang tinggi, nafsu makan naik tapi berat badan turun, serta bau mulut seperti buah-buahan.

Selain itu, ada beberapa tanda lain yang harus diperhatikan. 

Apa saja? Simak selengkapnya dalam artikel berikut.

Tanda-tanda penyakit diabetes sudah parah

Menurut Yankes Kemenkes dan Medical News Today, berikut beberapa tanda penyakit diabetes memasuki kondisi parah

1. Memiliki kadar gula darah yang tinggi

Orang yang sudah dinyatakan mengidap diabetes perlu menjaga kadar gula darahnya.

CDC menganjurkan gula darah penderita diabetes sebaiknya sekitar 80-130 mg/dL sebelum makan dan kurang dari 180 mg/dL dua jam setelah makan.

Baca juga: Hati-Hati! 8 Makanan Ini Bisa Menyebabkan Gula Darah dan Diabetes, Jangan Dikonsumsi Setiap Hari

Penderita diabetes yang terus mengalami kenaikan gula darah perlu konsultasi ke dokter untuk mendapat perawatan yang sesuai.

2. Mengalami berbagai infeksi

Pengidap diabetes lebih rentan terhadap infeksi akibat memiliki gula darah yang tinggi.

Infeksi yang dapat dialami penderita diabetes, misalnya:

  • Infeksi kulit: selulitis atau bisul terutama pada kaki
  • Infeksi saluran kemih, termasuk sistitis
  • Infeksi saluran pencernaan
  • Infeksi saluran pernapasan, seperti flu
  • Infeksi jamur, misalnya sariawan.

Infeksi yang terjadi pada pasien diabetes juga memerlukan waktu penyembuhan yang lebih lama dan cepat memburuk. 

Infeksi pada kaki bahkan bisa mengakibatkan amputasi.

Baca juga: Rekomendasi 6 Sarapan bagi Penderita Diabetes, Bisa Turunkan Kadar Gula Darah

3. Sering buang air kecil

Peningkatan frekuensi urine adalah tanda umum penyakit diabetes.

Jika kondisinya sudah parah, penderita bisa berkemih sampai 20 liter uriner sehari.

Kondisi ini terjadi karena dalam kondisi hipeglikemia, tubuh berusaha membuang kelebihan glukosa dalam darah.

Saat kadar gula tinggi, penderita akan lebih sering minum, sehingga akan sering buang air kecil.

4. Rasa haus yang berlebihan

Ciri-ciri diabetes yang sudah parah berikutnya adalah rasa haus yang ekstrem atau berlebihan.

Glukosa yang tinggi mengakibatkan dehidrasi dan rasa haus sehingga mengurangi kemampuan tubuh dalam menyerap air.

Selain haus, seseorang mungkin mengalami pusing, mulut kering, dan sempoyongan.

5. Ketoasidosis diabetik

Baca juga: Faktor Penyebab Bau Badan, Jangan Anggap Sepele! Bisa Jadi Diabetes

Ini adalah suatu komplikasi diabetes serius saat tubuh memproduksi asam darah (keton) berlebihan.

Ketoasidosis diabetik terjadi ketika insulin dalam tubuh tidak mencukupi.

Gejalanya meliputi rasa haus, sering buang air kecil, mual, nyeri perut, lemas, napas beraroma buah, dan kebingungan.

Pengidap diabetes yang mengalami ketoasidosis perlu segera mendapat perawatan medis, berupa penggantian cairan dan elektrolit, serta terapi insulin.

6. Nafsu makan meningkat tanpa penambahan berat badan

Penderita diabetes memang memiliki kadar glukosa yang tinggi, tetapi tidak dapat digunakan menjadi energi.

Akibatnya, ia akan merasa lemas, kekurangan energi, dan merasa lapar berlebihan.

Pengidap diabetes bahkan tidak merasa kenyang, meski sudah makan.

Mereka umumnya juga tidak mengalami penambahan berat badann, walaupun nafsu makan meningkat.

7. Penurunan berat badan secara tiba-tiba

Berat badan turun tiba-tiba juga termasuk ciri-ciri diabetes yang sudah parah.

 Ini terjadi karena tubuh tidak mampu menyerap glukosa.

Baca juga: 8 Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan Tubuh Manusia, Bantu Kelola Diabetes hingga Cegah Kanker

Jika seseorang tampak makan berlebihan, tetapi berat badannya tidak bertambah atau justru turun, mereka sebaiknya segera konsultasi ke dokter.

8. Bau mulut seperti buah-buahan

Saat tidak dapat menggunakan glukosa sebagai energi akibat resistensi insulin, tubuh akan memecah lemak untuk menghasilkan energi.

Hal ini menghasilkan zat kimia disebut aseton yang memiliki aroma seperti buah-buahan.

Napas berbau buah juga menandakan ketoasidosis yang perlu segera ditangani medis.

Dengan menyimak ulasan mengenai tanda diabetes yang sudah parah, pasien dapat lebih waspada.

Pastikan untuk rutin berobat atau menjalani perawatan sesuai anjuran dari dokter.

(*)

Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Ini Tanda-Tanda Diabetes Parah, Gejala dan Bahaya yang Perlu Diperhatikan

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved