Gorontalo
Maksa Minta Data NIK Pemilih, Oknum Panwascam Limboto Gorontalo Diduga Aniaya KPPS
Korban, yang merupakan seorang perempuan berusia 27 tahun, diduga dianiaya oleh oknum Panwascam saat terjadi perdebatan terkait data pemilih pada Sabt
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
Setelah melakukan kekerasan, oknum tersebut meninggalkan tempat kejadian sambil mengucapkan ancaman.
"Ia pergi sambil berkata, 'Awas, Pone ada kejadian khusus, Panwascam Limboto Barat tidak akan bertanggung jawab,' seolah-olah mengancam keselamatan kami," tambah korban.
Kejadian ini pun dilaporkan ke Polsek Limboto Barat oleh pihak keluarga korban pada Senin (23/9/2024).
Saat ini, pihak kepolisian sedang mendalami kasus tersebut. Sebelumnya, Polsek Limboto Barat sempat berupaya menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan dengan mediasi di tingkat desa dan kecamatan.
Mediasi yang dijadwalkan pada Minggu (22/9/2024) sempat tertunda dan rencananya akan dilakukan pada Senin (23/9/2024).
Namun, laporan sudah lebih dulu dilayangkan ke pihak kepolisian, dan keluarga korban enggan untuk mengikuti mediasi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/ILUSTRASI-kekerasan-di-Gorontalo.jpg)