Human Interest Story
Cerita Khalyd Maudi Buka Gameboard Playfoon di Gorontalo
Gebrakan teknologi sering kali membuat masyarakat candu bermain handphone walau di tengah perkumpulan.
Penulis: Fernandes Siallagan | Editor: Ponge Aldi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Khalyd-Maudi-demokan-permainan-gameboard-ff.jpg)
Modal awalnya sekitar Rp 3 juta yang berusaha disimpanya sejak awal mula idenya muncul.
Menurut Khalyd konsep permainan serupa sudah ada di luar daerah. Namun di Gorontalo masih minim sehingga ia beriniaiatif membuatnya.
"Dari ulik-ulik di Internet sih, karena di luar sudah marak jadi kepengen juga buat di Gorontalo," tambahnya.
Penyewaan game Playfoon ini buka setiap Senin sampai Minggu pukul 16:00 sampai 23:59 Wita.
Hasil bermain game menurut Khalid dapat meningkatkan chemistry dan bonding antar sesama pemain.
Dalam hal ini bisa dimainkan bersama teman, rekan kerja, keluarga, bahkan bersama kekasih.
Pandangannya kebanyakan anak muda yang nongkrong sangat fokus bermain smartphone walau sedang berkomunikasi.
Ia berharap permaianan ini dapat diterima khalayak umum agar kebersamaan saat nongkrong bareng bisa dikembalikan lagi.
"Harapannya supaya terus berkembang dan bisa membawa dampak positif bagi pemuda di Kota Gorontalo," tutupnya.
Tribuners yang ingin mencoba permainan ini dapat penempahan (booking) melalui sosial media Instagram @letsplayfoon. (*)
| Sosok Cindy Sakila Dauda, Mahasiswa Pendidikan Profesi Dokter di Gorontalo |
|
|---|
| Polisi Muda di Gorontalo Ini Jualan Siomay Pakai Bentor, Omzet Bisa Jutaan per Malam |
|
|---|
| Sri Muliani Dama, Mahasiswi Gorontalo yang Tekuni Literasi hingga Jadi Ketua Senat Mahasiswa |
|
|---|
| Ajoeba Wartabone dan Jurnalisme Kebangsaan di Masa Revolusi Indonesia |
|
|---|
| Kisah Haru Rosita Manumbi, 16 Tahun Mengabdi Kini Dipercaya Jadi Kepala SDN 13 Pulubala Gorontalo |
|
|---|