Human Interest Story
Cerita Khalyd Maudi Buka Gameboard Playfoon di Gorontalo
Gebrakan teknologi sering kali membuat masyarakat candu bermain handphone walau di tengah perkumpulan.
Penulis: Fernandes Siallagan | Editor: Ponge Aldi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Khalyd-Maudi-demokan-permainan-gameboard-ff.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Gebrakan teknologi sering kali membuat masyarakat candu bermain handphone walau di tengah perkumpulan.
Moh Imam Khalyd Maudi merasa disrupsi teknologi ini harus mulai dikendalikan dengan membuat perkumpulan bermakna.
Ia menciptakan gameboard Playfoon baru di Gorontalo untuk menjawab tantangan tersebut.
Gameboard ini merupakan kumpulan game yang dapat dimainkan di Warkop Howl, Kota Gorontalo.
Khalid menyediakan sepuluh jenis permainan yaitu saboteur, halli galli, uno, mazzakech, dan taco cat goat cheese pizza.
Adapula permainan super rhino, stick stack, funny bunny, magic blok game, dan terakhir Loopin Louie.
Kesepuluh game tersebut dapat dimainkan bersama sejumlah teman nongkrong dengan peraturan permainan serta tarif masing-masing.
Terdapat dua kategori permaianan easy peasy tarif per orang Rp 6 ribu pada jam pertama dan Rp 5 ribu pada jam kedua. Paket bebas satu hari Rp 60 ribu.
Kategori selanjutnya adalah Chill Thrill tarif per orang Rp 7 ribu pada jam pertama dan Rp 5 ribu pada jam kedua. Paket bebas satu hari Rp 70 ribu.
Kedua kategori itu bayar dua jam dapat bonus satu jam saat main mulai pukul 16:00 -- 18:00 Wita.
Pemain dituntut untuk fokus dan mengikuti peraturan permainan dalam hal ini akan dijelaskan Khalid.
Jika tidak fokus bisa terkena hukuman berupa jepitan kain atau dilumuri bedak baby powder.
Memang sebagai innovator dalam ladang bisnis Khalyd merasa masih perlu memperkenalkan seluruh permainan gameboard miliknya kepada masyarakat.
"Jadi kalau lagi nongkrong bareng fokusnya udah bukan di smartphone lagi, bisa fokus digame dan mengasah strategi," kata Khalyd kepada TribunGorontalo.com, Kamis (12/9/2024).
Untuk menghadirkan gameboard di Gorontalo ini, Khalyd telah menyiapkannya selama tiga sampai empat bulan terakhir. Kemudian buka Senin, 9 September 2024.
Modal awalnya sekitar Rp 3 juta yang berusaha disimpanya sejak awal mula idenya muncul.
Menurut Khalyd konsep permainan serupa sudah ada di luar daerah. Namun di Gorontalo masih minim sehingga ia beriniaiatif membuatnya.
"Dari ulik-ulik di Internet sih, karena di luar sudah marak jadi kepengen juga buat di Gorontalo," tambahnya.
Penyewaan game Playfoon ini buka setiap Senin sampai Minggu pukul 16:00 sampai 23:59 Wita.
Hasil bermain game menurut Khalid dapat meningkatkan chemistry dan bonding antar sesama pemain.
Dalam hal ini bisa dimainkan bersama teman, rekan kerja, keluarga, bahkan bersama kekasih.
Pandangannya kebanyakan anak muda yang nongkrong sangat fokus bermain smartphone walau sedang berkomunikasi.
Ia berharap permaianan ini dapat diterima khalayak umum agar kebersamaan saat nongkrong bareng bisa dikembalikan lagi.
"Harapannya supaya terus berkembang dan bisa membawa dampak positif bagi pemuda di Kota Gorontalo," tutupnya.
Tribuners yang ingin mencoba permainan ini dapat penempahan (booking) melalui sosial media Instagram @letsplayfoon. (*)
| Sosok Cindy Sakila Dauda, Mahasiswa Pendidikan Profesi Dokter di Gorontalo |
|
|---|
| Polisi Muda di Gorontalo Ini Jualan Siomay Pakai Bentor, Omzet Bisa Jutaan per Malam |
|
|---|
| Sri Muliani Dama, Mahasiswi Gorontalo yang Tekuni Literasi hingga Jadi Ketua Senat Mahasiswa |
|
|---|
| Ajoeba Wartabone dan Jurnalisme Kebangsaan di Masa Revolusi Indonesia |
|
|---|
| Kisah Haru Rosita Manumbi, 16 Tahun Mengabdi Kini Dipercaya Jadi Kepala SDN 13 Pulubala Gorontalo |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.