Human Interest Story

Cerita Aprianto Adam, Pemilik Permainan Anak-anak Boalemo Gorontalo

Selain odong-odong, Yanto juga menyediakan berbagai macam permainan anak-anak, seperti rumah bola, mobil remote yang bisa dinaiki, permainan pancing,

Penulis: Nawir Islim | Editor: Ponge Aldi
TRIBUNGORONTALO/NAWIRISLIM
Apriyanto Adam pengusaha mainan anak-anak di Pohuwato Gorontalo 

TRIBUNGORONTALO.COM, Boalemo  -- Cerita Aprianto Adam, pemilik odong-odong di Boalemo Gorontalo

Aprianto Adam menceritakan dirinya menekuni bisnis ini sejak 4 tahun lalu, tapi pelanggan mulai sepi pada tahun ini

 "Saya tidak tau kenapa ya, tapi di tahun ini pendapatan saya sangat kurang," ungkapnya.

Selain odong-odong, Yanto juga menyediakan berbagai macam permainan anak-anak, seperti rumah bola, mobil remote yang bisa dinaiki, permainan pancing, dan trampolin.

Yanto menjelaskan, bahwa kebanyakan pelanggannya datang pada awal bulan.

"Kalau malam Minggu seperti ini lumayan lah, walaupun hanya di awal bulan, tapi kalau akhir mau hari apapun pasti sunyi," jelasnya.

Yanto juga menceritakan, perjalanannya saat memulai usaha tersebut.

"Awalnya memang coba-coba, tapi karena Sudan banyak yang tertarik, barulah saya mencoba serius dengan menambahkan musik serta lampu kelap kelip," ceritanya.

Sebelumnya ia menjalankan usahanya di jalanan dari pukul enam sore hingga malam hari.

Sekarang, Yanto sudah membuka lapak permainan anak-anak di Alun-Alun Kota Tilamuta, tepat di depan SMPN 01 Tilamuta.

Pendapatan yang didapatkan Yanto, katanya bisa sangat banyak di tahun-tahun sebelumnya.

"Yah kalau sekarang, sudah beda sekali, pelanggan tetap ada, tapi kurang sekali," katanya.

Adapun harga-harga yang dipatok Yanto untuk menaiki wahana permainan anak-anak yakni, Odong-Odong, Rumah Bola, trampolin, dan permainan pancing yakni, Rp 10 ribu per 10 menit, dan mobil remot yang bisa dinaiki yakni Rp 25 ribu per 10 menit.

 Yanto berharap agar pemerintah juga turut andil dalam menyelesaikan permasalahan kurangnya pelanggan seperti yang dialaminya.

"Harus ada dukungan dari pemerintah bagi kami pelaku UMKM, kami sudah sangat kesusahan, karena perputaran uang sudah tidak lagi normal," tuturnya.

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved