Jumat, 6 Maret 2026

Tribun Podcast

RSIA Siti Khadijah Kota Gorontalo Siap Alih Status jadi Rumah Sakit Umum

Rumah Sakit Ibu Anak (RSIA) Siti Khadijah, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo siap alih status jadi rumah sakit umum

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Fernandes Siallagan | Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto RSIA Siti Khadijah Kota Gorontalo Siap Alih Status jadi Rumah Sakit Umum
TRIBUNGORONTALO
Direktur RSIA Siti Khadijah, dr Rusli A Katili saat hadir di Tribun Podcast pada Kamis (5/8/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Rumah Sakit Ibu Anak (RSIA) Siti Khadijah, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo siap alih status jadi rumah sakit umum

Rencananya pembangunan gedung baru akan dimulai pada awal 2025 mendatang.

Direktur RSIA Siti Khadijah, dr Rusli A Katili menjelaskan saat ini masih dalam tahap perencanaan studi kelayakan dan desain.

"Dari rumah sakit khusus InsyaAllah kita akan berubah menjadi rumah sakit umum, kira-kira jangka pendek," kata Rusli dalam TribunPodcast, Kamis (5/8/2024).

Untuk mewujudkan pengembangan tersebut pihaknya berkolaborasi dengan Program Studi Magister Administrasi Rumah Sakit Universitas Hassanudin.

Tidak hanya sekadar rencana bahkan pihaknya telah berencana membangun gedung delapan tingkat.

Di mana gedung itu akan dibangun di lahan kosong dekat RSIA Siti Khadijah yang luasnya mencapai tiga ribu meter persegi.

"Mungkin kita akan kelola secara modern, dia akan menjadi rumah sakit islami tapi modern," tambahnya.

Dalam pelaksanaan pengembangan ini dibutuhkan sumber daya manusia yang mumpuni.

Tonton Selengkapnya di YouTube :

Tonton Selengkapnya di Facebook :

Termasuk harus mendatangkan dokter spesialis dari berbagai kampus yang menyedikan pendidkan.

Untuk itu, Rusli mengaku telah menjalin hubungan beberapa rekannya yang sedang pendidikan dokter spesialis agar praktik di rumah sakit tersebut.

Rencananya akhir tahun pihaknya akan mendatangkan dokter spesialis bedah umum.

Hal ini untuk menggenjot percepatan alih status yang merupakan rencana jangka pendek rumah sakit tersebut.

Saat ini terdapat empat jenis dokter spesialis di RSIA Siti Khadijah yaitu, spesialis obgyn, spesialis anak, spesialis penyakit dalam, dan spesialis anestesi.

Di luar dokter spesialis ada lima dokter umum untuk Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang berjaga 24 jam.

Fasilitas andalan rumah sakit ini adalah pelayanan khusus untuk ibu dan anak. Dalam proses USG bisa mengambil gambar 2D, 3D, 4D, dan 5D.

Setelah alih status menjadi rumah sakit umum, Rusli tetap akan mengedepankan pelayanan khusus perempuan dan anak.

Sehingga nantinya tersedia dokter kecantikan dan dokter ahli gizi untuk menunjang gaya hidup bagi perempuan.

Rumah sakit ini dapat menerima pasien umum termasuk laki-laki. Sebab 40 persen ruangan perawatan tersedia untuk pasien umum.

Dapat juga menggunakan asuransi baik swasta maupun Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Pasien diberi empat jenis kelas yang dapat disesuakkan dengan kebutuhan pasien.

Walau begitu, Rusli menekankan bahwa pihaknya tidak akan membedakan pelayanan medis antar pasien.

Di mana jenis kelas hanya membedakan aksesori dan fasilitas yang diterima pasien.

"Kita dalam pelayanan tidak milih-milih, kita tidak tanya latar belakang. Pokoknya kita layanin sesuai hak dari pasien," tandasnya.

RSIA Siti Khadijah merupakan rumah sakit swasta tertua di Gorontalo dengan status awal Balai Kesehatan Ibu Anak (BKIA) pada 1970.

Hingga kini rumah sakit ini terus bertransformasi seiring perkembangan zaman dan teknologi. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved