Update Kabar Dunia

Malik Obama Dukung Trump, Pecahnya Hubungan Keluarga Obama Jadi Sorotan

Dukungan ini muncul setelah viralnya gambar buatan AI dari keluarga Tim Walz yang mengenakan kaos bertuliskan "Walz’s For Trump," yang beredar di medi

|
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
Getty
Malik Obama, saudara tiri Barack Obama, mendukung Donald Trump meskipun kebijakannya kontroversial. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Malik Obama, saudara tiri dari mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama, yang pernah merayakan kemenangan bersejarah sang adik pada pemilihan 2008, kini mengejutkan publik dengan memberikan dukungannya kepada Donald Trump

Dukungan ini muncul setelah viralnya gambar buatan AI dari keluarga Tim Walz yang mengenakan kaos bertuliskan "Walz’s For Trump," yang beredar di media sosial.

Meski Trump pernah mengusulkan larangan masuk bagi umat Muslim ke AS—sebuah kebijakan yang bertentangan dengan latar belakang Malik Obama sendiri—ia tetap menyatakan akan mendukung sang kandidat Republik tersebut.

Deklarasi Malik Obama Dukung Trump

Melalui media sosialnya, Malik Obama menulis, "Saya Malik Obama. Saya seorang Republikan terdaftar dan saya akan memilih Presiden Donald Trump.” Unggahan ini mendapat perhatian, terutama karena gambar yang menyertainya dikritik karena ketidaksempurnaan hasil AI, dengan sebuah catatan komunitas yang menunjukkan bahwa setiap orang di foto tersebut hanya memiliki empat jari.

Malik Obama pernah menjadi pendamping pernikahan Barack Obama dan menerima kehormatan serupa ketika Barack menikah.

Namun, hubungan keduanya memburuk seiring berjalannya waktu. Malik juga mendukung Trump pada pemilihan 2016 dan bahkan diundang sebagai tamu istimewa dalam sebuah debat di Las Vegas oleh tim kampanye Trump.

Laporan dari Washington Post pada 2016 mengklaim bahwa Malik memiliki 12 istri, meski ia membantahnya dan bersikeras hanya memiliki tiga istri.

Malik, yang merupakan seorang Muslim taat, juga menghadapi tuduhan kekerasan dalam rumah tangga. Pada 2011, ia sempat menjadi sorotan media ketika menikahi seorang gadis remaja sebagai istri ketiganya.

Pada 2013, Malik mencalonkan diri sebagai gubernur di Siaya County, Kenya. Saat itu, ia mengatakan kepada majalah GQ bahwa ia dan Barack Obama memiliki bakat kepemimpinan yang sama, “Itu semua ada dalam gen.” Namun, setelah hubungan mereka memburuk, Malik menjadi pendukung vokal Donald Trump.

“Saya suka Donald Trump karena dia berbicara dari hati,” katanya kepada Washington Post pada 2016. “Make America Great Again adalah slogan yang hebat. Saya ingin bertemu dengannya.”

Apa yang Terjadi Antara Malik dan Barack Obama?

Malik Obama menyebutkan beberapa alasan atas dukungannya terhadap Donald Trump, termasuk penolakannya terhadap pernikahan sesama jenis, ketidakpuasan terhadap kepemimpinan adiknya, serta persahabatannya dengan mantan pemimpin Libya, Muammar Gaddafi.

“Saya masih merasa bahwa menyingkirkan [Gaddafi] tidak membuat Libya lebih baik,” katanya pada 2016. “Adik saya dan Menteri Luar Negeri saat itu mengecewakan saya dalam hal itu.”

Dalam sebuah wawancara dengan New York Post, Malik Obama menyatakan kekecewaannya karena Presiden Obama tidak lebih banyak mendukung yayasan yang didirikannya atas nama ayah mereka.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved