Travel

Studi Membuktikan 17 Persen Pasangan Putus Gara-gara Liburan, Kok Bisa?

Namun, survei nasional terbaru oleh aplikasi kencan Bumble dan platform pengalaman perjalanan Klook mengungkapkan sisi gelap liburan bersama.

Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
Getty
Rupanya ada 17 persen pasangan di Singapur putus setelah pulang liburan. 

Tidak ada salahnya mengetahui apakah calon pasangan Anda lebih menyukai pemandangan kota atau melarikan diri ke pedesaan.

Mengelak Jebakan

Saat berlibur, Anda (umumnya) berada dalam jarak dekat dengan orang yang sama untuk jangka waktu yang lama.

Sangat tidak mungkin bahwa semuanya akan berjalan sesuai rencana. Selain itu, potensi masalah dalam hubungan mungkin muncul.

Kesulitan umum yang dihadapi pasangan saat bepergian adalah perbedaan dalam anggaran dan kebiasaan belanja.

Hampir setengah dari responden (45 persen) mencatat bahwa hal ini dapat merusak liburan bahkan hubungan mereka.

Hambatan lain dalam hubungan termasuk kurangnya stabilitas emosional dalam krisis dan situasi tak terduga (41 persen), serta kontras dalam kebiasaan hidup (31 persen).

Hubungan Masih Bisa Diselamatkan

Meskipun perjalanan bersama dapat menyoroti perbedaan antara pasangan, Klook dan Bumble mencatat bahwa ada cara untuk mengatasinya.

Pertama, komunikasikan dengan pasangan Anda. Diskusikan lebih awal tentang preferensi dan harapan perjalanan.

Hal ini memastikan batasan ditetapkan dan meminimalkan kemungkinan kejutan yang tidak diinginkan selama perjalanan.

Kedua, bersikap terbuka untuk kompromi. Meskipun tidak ada salahnya bersikeras tentang kebutuhan Anda, harus ada keseimbangan agar kebutuhan kedua belah pihak terpenuhi.

Lebih dari setengah (57 persen) orang Singapura mengatakan mereka lebih menyukai tanggung jawab yang sama dalam merencanakan perjalanan mereka.

Namun berdasarkan data Klook, tampaknya pria tidak memberikan kontribusi yang cukup, dengan 62 persen wanita melakukan pemesanan dibandingkan dengan 38 persen pria.

Jadi, pada perjalanan Anda berikutnya dengan pasangan, mengapa tidak menawarkan lebih banyak bantuan?

Hal ini dapat meningkatkan keseluruhan pengalaman perjalanan dan menjaga hubungan yang sehat.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved