Human Interest Story
Cerita Rini Taha, Penjual Es Teler di Kota Gorontalo
Cerita Rini Taha (36), penjual es teler keliling di Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo bercita-cita untuk memiliki warung es sendiri.
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Ponge Aldi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Rini-Taha-36-Penjual-Es-Teler-Keliling-8889.jpg)
"Paling sedikit Rp 100 ribu kalau paling banyak Rp 600-800 ribu perhari," ujarnya.
Tak hanya es teler yang dijualnya, namun ada juga es pisang hijau.
Usahanya diberi nama Alfatih yang merujuk pada nama anak pertamanya.
Bahan-bahan yang diperlukan untuk es teler maupun es pisang hijau selalu dibelinya dari pasar maupun supermarket.
Rini mengakui, paling banyak yang membeli es adalah orang kantoran sehingga dia pun menyediakan es dalam kemasan tas plastik maupun gelas plastik.
Dia pun bercita-cita memiliki warung es sendiri agar bisa memberi kenyamanan kepada pembeli yang ingin menikmati es di tempat.
"Kalau orang kantor kan tidak mungkin minum es di tempat yang begini kan, makanya saya bercita-cita punya warung sendiri," tandasnya.(*)
| Sosok Loli Antuke, Marbot Masjid Agung Baiturrahim Kota Gorontalo |
|
|---|
| Kisah Annisa Tungkagi, Eks Nakes Gorontalo Rintis Kedai Kopi Jalanan |
|
|---|
| Kisah Ibrahim Pakaya, Kakek 71 Tahun Penjual Gulali di Taman Kalimadu Gorontalo |
|
|---|
| Sosok Abdul Gias Tomayahu, Penulis Muda Asal Leboto Gorontalo Peraih 4 Medali Emas Nasional 2025 |
|
|---|
| Cerita 2 Pemudi Jualan Takjil Ramadan di Kota Gorontalo |
|
|---|