Human Interest Story
Cerita Salmon Hasan, Jualan Sepatu di Desa Hungayonaa Gorontalo
Salmon Hasan (26) berjualan sepatu di Kabupaten Boalemo. Pria akrab dipanggil Mon mengatakan sudah tiga tahun menjual sepatu branded orisinal.
Penulis: Nawir Islim | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Salmon-Hasan.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Boalemo – Salmon Hasan (26) berjualan sepatu di Kabupaten Boalemo.
Pria akrab dipanggil Mon mengatakan sudah tiga tahun menjual sepatu branded orisinal.
"Awalnya itu saya bingung karena tidak memiliki pekerjaan, dan kepikiran untuk buka usaha dengan modal dari tabungan yang sudah bertahun-tahun disimpan," ungkapnya.
Diketahui, Salmon mulai menabung sejak duduk bangku SMP.
Setelahnya ia mendapatkan ide untuk berjualan sepatu bekas.
Salmon lantas membeli sepatu di toko loak dan menjualnya kembali.
"Saya itu awalnya cari sepatu second yang masih bagus, dan saya jual kembali," tambahnya.
Pada tahun 2021, ia mulai berjualan di Dusun 1, Desa Limbato, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo.
Walaupun tak banyak pembeli, ia tetap membuka gerainya setiap hari.
"Saat itu tidak menentu. Kadang tiga hari tidak ada pembeli, bahkan satu minggu juga tidak ada pembeli," ujarnya.
Baca juga: Syamsul Burhanuddin Kadis Sosial Kabupaten Gorontalo jadi Tersangka Korupsi Proyek GOR David Tony
Setelah satu tahun lamanya ia berjualan, ia memutuskan untuk berpindah tempat ke pusat pertokoan di kawasan Tugu Jagung, Desa Hungayonaa, Kecamatan Tilamuta.
"Pas pindah itu, sudah banyak serta ramai yang mengunjungi gerai saya, dari situlah gerai sepatu saya banyak dikenal orang," ceritanya.
Diketahui, Salmon menjual berbagai macam jenis sepatu, dari mulai yang santai hingga khusus olahraga.
"Sepatu yang saya jual tentunya memiliki kualitas yang paten, ada yang second ada yang buka dos atau pun baru," lanjutnya.
Selain itu, ia juga menjual sepatu orisinal seperti New Balance.