Berita Viral
Gara-gara Sakit Hati tak Dibelikan PlayStation, Pemuda Sleman Bunuh Ayah Kandung Pakai Palu
Pemuda berinisial FPN (22) menghabisi ayah kandungnya, S (66). Insiden pembunuhan terjadi di Dusun Yapah, Kelurahan Sukoharjo, Ngaglik, Kabupaten Sle
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Kronologi-dan-motif-anak-bunuh-ayah-kandungnya-sendiri-di-Sleman.jpg)
Kapolsek Ngaglik, Kompol Mashuri membenarkan telah terjadi kasus anak bunuh ayah.
Korban diketahui tinggal serumah bersama pelaku FPN dan anaknya yang lain D (23).
Kepolisian mendapatkan informasi pelaku merupakan mantan pasien Rumah Sakit Jiwa (RSJ).
Ia pernah dirawat di RS Grhasia Pakem.
Kini, polisi kembali memeriksa kejiwaan pelaku.
"Kami sekarang menunggu dari ahli kejiwaan. Observasi terhadap yang bersangkutan seperti apa," ujar Mashuri.
Baca juga: BREAKING NEWS: Pria Asal Tilango Gorontalo Cabuli Anak di Bawah Umur saat Mengungsi di Rumahnya
Motif pembunuhan
Belakangan terungkap, motif FPN tega membunuh ayahnya karena sakit hati.
Pelaku awalnya meminta dibelikan Playstation oleh korban.
"Dia minta dibelikan PlayStation, tapi nggak digubris sama bapaknya," urai Kapolresta Sleman, Kombes Pol Yuswanto Ardi.
Motif lain, pelaku berstatus pengangguran meminta korban untuk mencarikan pekerjaan.
Namun lagi-lagi korban tidak bisa memenuhi permintaan anak ketiganya itu.
Kemarahan pelaku memuncak hingga menganiaya korban dengan palu hingga tewas.
"Selanjutnya, dia meminta dicarikan kerjaan sama bapaknya, tapi bapaknya belum bisa mendapatkan pekerjaan untuk dia. Jadi kan marah," imbuh Ardi.
Baca juga: Oknum Pejabat Kemnaker RI Diduga Terlibat Penipuan Proyek Fiktif di Gorontalo Utara
Sulit diajak berkomunikasi