Berita Viral
Gara-gara Sakit Hati tak Dibelikan PlayStation, Pemuda Sleman Bunuh Ayah Kandung Pakai Palu
Pemuda berinisial FPN (22) menghabisi ayah kandungnya, S (66). Insiden pembunuhan terjadi di Dusun Yapah, Kelurahan Sukoharjo, Ngaglik, Kabupaten Sle
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Kronologi-dan-motif-anak-bunuh-ayah-kandungnya-sendiri-di-Sleman.jpg)
Ardi menjelaskan, pihaknya sempat sulit memintai keterangan pelaku.
FPN mengalami kesulitan saat ditanyai petugas.
Terungkap fakta, pelaku selama ini mengalami depresi.
"Tapi yang jelas, yang bersangkutan agak sulit diajak berkomunikasi tapi sudah bisa mengutarakan motif yang mendasari perbuatannya dia," ujar Ardi.
Sosok pelaku
Dukuh Yapah, Sleman, Jonni Pranata membeberkan sosok dari FPN.
Ia menyebut, pelaku sebagai pribadi pendiam dan jarang bergaul dengan warga.
"Kalau sama warga diam. Ditanya tidak menjawab. Sama orang tuanya juga diam."
"Iya (dikenal pendiam). Tidak tahu kenapa bisa sampai seperti itu," katanya.
Ditanya soal kejadian, Joni mengaku pertama kali mengetahui pembunuhan di wilayahnya dari RT setempat.
Ia langsung datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengecek langsung kondisi korban.
"Saya menuju ke lokasi sudah meninggal dunia. Saya sampai sana keadaan sudah seperti itu," kata dia.
(TribunGorontalo.com/TribunJateng.com/TribunJogja.com)
Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul 2 Motif dan Kronologi Anak Bunuh Ayah Pakai Palu di Sleman, Kakaknya pun Mau Dihabisi Juga