Pilpres Amerika
Trump Pilih Senator Ohio J.D. Vance sebagai Calon Wakil Presiden
Vance, yang terpilih menjadi Senator AS pada tahun 2022 dan dilantik pada Januari 2023, dulunya adalah kritikus keras Trump pada tahun 2016 tetapi sej
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM -- Donald Trump telah memilih Senator Ohio berusia 39 tahun, J.D. Vance, sebagai calon wakil presiden untuk Pemilihan Presiden AS yang akan datang.
Keputusan ini diumumkan setelah Partai Republik resmi mencalonkan mantan presiden tersebut untuk kembali berlaga memperebutkan kursi Gedung Putih pada Senin.
"Setelah pertimbangan panjang dan memikirkan banyak bakat luar biasa lainnya, saya memutuskan bahwa orang yang paling tepat untuk menjabat sebagai Wakil Presiden Amerika Serikat adalah Senator J.D. Vance dari Negara Bagian Ohio yang Hebat," tulis Trump di platform media sosialnya, Truth Social.
Baca juga: 5 Tersangka Kasus Kematian Mahasiswa IAIN Gorontalo Divonis 3 Tahun Penjara, Ibu Korban Menangis
Vance, yang terpilih menjadi Senator AS pada tahun 2022 dan dilantik pada Januari 2023, dulunya adalah kritikus keras Trump pada tahun 2016 tetapi sejak itu menjadi sekutu setia mantan presiden tersebut.
Presiden AS Joe Biden pada hari Senin menanggapi pilihan Trump dengan menyebut Vance sebagai "kloning."
"Seorang kloning Trump dalam hal kebijakan," kata Biden kepada wartawan sebelum terbang ke Nevada ketika ditanya tentang senator dari Ohio tersebut.
Trump, yang selamat dari upaya pembunuhan dua hari lalu, mendapatkan mayoritas suara dari para delegasi di Konvensi Nasional Partai Republik di Milwaukee, Wisconsin.
Dia mencapai ambang batas yang diperlukan dengan suara dari Florida, yang diumumkan oleh putranya Eric Trump.
Trump akan memimpin Partai Republik melalui pemilihan ketiga berturut-turut, setelah kemenangannya melawan Hillary Clinton pada tahun 2016 dan kekalahannya dari Biden pada tahun 2020.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kolase-mantan-Presiden-AS-dan-calon-presiden-dari-Partai-Republik-Donald-Trump.jpg)