Rabu, 11 Maret 2026

Banjir di Kota Gorontalo

Cerita Rukiah Ismail, Lansia Korban Banjir di Kota Gorontalo

Cerita Rukiah Ismail (78), warga Kelurahan Limba B, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo yang menjadi korban banjir di Kota Gorontalo.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto Cerita Rukiah Ismail, Lansia Korban Banjir di Kota Gorontalo
TRIBUNGORONTALO/HERJIANTO TANGAHU
Rukiah Ismail (78) korban banjit di Kota Gorontalo memilih tidur di atas meja saat banjir. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Cerita Rukiah Ismail (78), warga Kelurahan Limba B, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo yang menjadi korban banjir di Kota Gorontalo.

Wanita kelahiran 1946 ini memilih bertahan tinggal di rumahnya meski kondisi sedang banjir.

"Awalnya air cuma di lutut, tiba-tiba mulai naik," ujarnya saat diwawancarai TribunGorontalo.com, Minggu (14/7/2024).

Ia merasa kejadian seperti itu, sudah pernah terjadi pada2016 silam. Atas dasar itu ia memilih menetap di rumahnya dan tidur di atas meja.

"Nanti hari kedua ketiga baru di jemput sama anak saya ke Dulomo," tukasnya.

Rukiah sendiri tinggal seorang diri di warung sederhananya.

Suaminya tinggal bersama anaknya di Dulomo, Kota Utara, Kota Gorontalo.

Sebenarnya ia tak mau meninggalkan rumahnya, hanya dipaksa dan sudah dimarahi anaknya untuk diungsikan.

"Ini saja saya balik ke sini dilarang, dimarahi juga," tukasnya.

Saat ini ia masih membersihkan material lumpur yang masih berseliweran di lantai warungnya.

Untuk makan, Rukiah masih berharap bantuan dan donasi.

"Beras saya sudah saya buang, sudah basah karena banjir," tutupnya. (*) 
 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved