Rabu, 4 Maret 2026

Banjir di Kota Gorontalo

50 Bayi Jadi Pengungsi Banjir di Rumah Dinas Wali Kota Gorontalo

50 bayi jadi pengungsi banjir di Rumah Dinas Wali Kota Gorontalo, Jumat (12/7/2024).

|
Penulis: Fernandes Siallagan | Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto 50 Bayi Jadi Pengungsi Banjir di Rumah Dinas Wali Kota Gorontalo
TRIBUNGORONTALO/FERNANDESSIALLAGAN
Amalia Tajudin (21), pengungsi sedang menggendong bayinya bersama keluarga di Rumah Dinas Wali Kota Gorontalo, Jumat (12/7/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo --50 bayi jadi pengungsi banjir di Rumah Dinas Wali Kota Gorontalo, Jumat (12/7/2024).

Bayi-bayi tersebut dibawa orang tua sebab banjir yang melanda Kota Gorontalo sejak Rabu (10/7/2024).

Hingga kini jumlah bayi pengungsi di Rumah Dinas terus bertambah, kemarin Kamis (11/7/2024,  jumlah bayi pengungsi masih sepuluh orang.

Banjir semakin meninggi di beberapa titik Kota Gorontalo, semakin banyak yang datang ke Rudis Wali Kota.

Petugas Kesehatan, Puspita Nggulle mengungkapkan pihaknya terus memantau kondisi bayi-bayi tersebut.

Walau dari jarak pandang yang cukup jauh. Sebab kehadiran mereka dipantau terus oleh para pengungsi.

"Kan kasihan bayinya. Apalagi kalau sakit tipes, kita datang warga langsung mengumpul. Jadi kekurangan oksigen dia," kata Puspita kepada TribunGorontalo.com, Jumat (12/7/2024).

Memang dalam pantauan petugas kesehatan para bayi tersebut dalam kondisi yang sehat.

Mereka mengimbau kepada orang tua agar ketika merasa bayinya sedang sakit segera dilaporkan.

"Kami sudah terus mengimbau perihal kesehatan dengan pengungsi. Kita usahakan kesehatan yang paling utama," tambahnya.

Terlebih ia bersama rekannya siap siaga 24 jam di depan rudis Wali Kota Gorontalo.

Bergantian bertugas menjaga pos kesehatan setiap delapan jam sekali.

"Kita dari puskesmas ditugaskan di sini. Kita berikan perhatian khusus bagi yang sakit," tandasnya.

Diketahui, Kota Gorontalo dilanda hujan deras sejak Rabu (10/7/2024) siang. Akibatnya terjadi banjir pada Kamis hingga  Sabtu ini belum surut.

Banjir melanda hampir seluruh wilayah Kota Gorontalo, hal ini akibat tingginya banjir di Suangai Bone dan tak buruknya sistem drainase di Kota Gorontalo. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved