Sabtu, 7 Maret 2026

Banjir di Kota Gorontalo

Korban Banjir Mengungsi di Rumah Dinas Wali Kota Gorontalo

Rumah Dinas Wali Kota Gorontalo menjadi salah satu lokasi pengungsian korban banjir Koa Gorontalo, Provinsi Gorontalo

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: yanti kone | Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto Korban Banjir Mengungsi di Rumah Dinas Wali Kota Gorontalo
TRIBUNGORONTALO/YANTI KONE
Rumah Dinas Wali Kota Gorontalo menjadi salah satu lokasi pengungsian korban banjir Koa Gorontalo, Provinsi Gorontalo 

TRIBUNGORONTALO.COM - Rumah Dinas Wali Kota Gorontalo menjadi salah satu lokasi pengungsian korban banjir Koa Gorontalo, Provinsi Gorontalo

Rizal (57) mengatakan dia dan orangtuanya iku mengungsi ke rumah dinas Wali Kota Gorontalo tersebut

"Banyak keluarga saya yang berasal dari Kelurahan Biawu mengungsi di rumah dinas ini," ungkapnya kepada TribunGorontalo.com Kamis (11/07/2024)

Rizal mengatakan kebutuhan pengungsi sudah dipenuhi di rumah dinas Wali Kota Gorontalo 

"Alhamdulillah untuk kebutuhan seperti makanan tadi sudah ada di antarkan,"Katanya

Dia mengaku mengungsi di rumah dinas ini sejak Kamis pagi

"Saya sudah dari pagi sekitar pukul 06.00 Wita mengungsi di rumah dinas ini," katanya

Rizal mengaku rumahnya terendam banjir dari Rabu malam

Diketahui, hujan deras mengguyur Kota Gorontalo sejak Rabu siang menyebabkan banjir di sejumlah wilayah Kota Gorontalo hingga Jumat 12 Juli 2024. 

Habis Obat-obatan

Isma Abdulgani, petugas medias mengatakan beberapa persediaan obat-obatan untuk korban banjir mulai habis

"Kami kehabisan obat batuk dan salep," Ungkapnya kepada TribunGorontalo.com Kamis (11/07/2024)

"Kami juga kekurangan obat yang dibutuhkan pasien seperti luka robek dan diabetes," tambahnya

Katanya ada ambulans yang siap membawa pasien jika persediaan obat tidak tersedia

"Karena tidak mempunyai alat dan obat untuk pasien luka robek dan diabetes, sehingga ada ambulance yang akan merujuk ke rumah sakit terdekat," tambahnya

Dia mengatakan ada beberapa korban yang masih dalam keadaan nifas

"Untuk ibu-ibu para korban banjir yang dalam keadaan nifas,kami disini sangat terbatas untuk pasokan obat-obatan," katanya

Dia mengatakan ada sekitar 300 orang yang mengungsi di Aula Kantor Wali Kota

"Di Aula ini ada sekitar 300 lebih korban banjir dan terdapat di lantai 1 dan 2", Katanya

"Tadi sudah sekitar 100 orang yang sudah datang berobat dan menyampaikan keluhan mulai dari anak-anak hingga lansia," jelasnya

Harapan dari tenaga kesehatan adalah pasokan obat-obatan. 

"Harapan kami dari tenaga kesehatan agar untuk pasokan obat-obatan dapat tersedia dengan lengkap," ucapnya (Yanti)

 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved