Longsor Tambang Emas Suwawa
2 Malam Cuaca Buruk di Tambang Emas Suwawa, Jasad Korban Longsor Baru Dievakuasi Jumat Pagi
Dua kantong mayat korban longsor tambang emas ilegal di Desa Tulabolo Timur, Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, tak bisa dievakuasi karen
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Dua-kantong-mayat-korban-longsor.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Suwawa – Dua jasad korban longsor tambang emas ilegal di Desa Tulabolo Timur, Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, tak bisa dievakuasi karena cuaca buruk.
Jasad menginap dua malam di kawasan posko SAR area tambang, sejak Rabu (10/7/2024) sore hingga Kamis (11/7/2024) malam.
Proses pencarian dan evakuasi korban tambang emas di Titik Bor 1 dan 3 telah dihentikan sekira pukul 16.00 Wita pada Rabu (10/7/2024), begitu pula proses evakuasi.
Cuaca buruk menjadi alasan penghentian proses pencarian dan evakuasi. Terlebih longsor susulan terjadi di wilayah itu, material tanah bebatuan bercucuran ke bawah.
"Kami juga memperhatikan faktor keselamatan, jangan sampai kami tim pencari malah dicari," ucap Kabag Ops Sat Brimob Gorontalo, AKP Ruslan A Djafar kepada TribunGorontalo.com, Rabu (10/7/2024) sore.
Pantauan TribunGorontalo.com, sejak Rabu 10 Juli 2024 sore hingga Kamis 11 Juli 2024 malam, hujan terus mengguyur wilayah permukiman pertambangan di Titik Bor 1 dan 3.
Kondisi ini mempersulit tim evakuasi menggunakan jasa helikopter. Evakuasi secara manual atau jalan kaki sambil membopong mayat juga tak bisa dilakukan.
Beberapa faktor penghambat ketika dibopong manual seperti bau mayat sangat menyegat, kondisi medan jalan sulit, hingga cuaca buruk.
"Dengan cuaca begini, khawatirnya jika dibopong manual mereka kesulitan di jalan. Banyak sungai mereka lewati, kondisi medan jalan sulit," jelasnya.
Tim Pencari Korban Tambang Emas Ilegal pasrah menunggu cuaca membaik dan helikopter menjemput dua mayat tersebut.
Informasi diterima TribunGorontalo.com, kedua mayat itu sudah diangkut helikopter AW-169 ke posko utama pada pada Jum'at (12/7/2024) pagi.
Baca juga: Ada Suara Gemuruh di Tambang Emas Ilegal Suwawa, Tim SAR Gorontalo Lari Pontang-panting
Diketahui longsor terjadi di area tambang emas ilegal pada Sabtu (6/7/2024) malam hingga Minggu (7/7/2024) dini hari Wita.
Lokasi kejadian berada di Desa Tulabolo, Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango. Berjarak sekira 50 kilometer dari ibu kota Provinsi Gorontalo.
Kepala Desa Tulabolo Kambang Maku mengatakan, longsor diawali banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur desa tersebut.
Hingga Kamis 11 Juli 2024, jumlah korban meninggal tercatat 23 orang. Sebanyak 93 orang selamat dan 29 orang dalam pencarian.
longsor tambang emas
Kantong mayat
tambang emas ilegal
Kecamatan Suwawa Timur
Kabupaten Bone Bolango
AKP Ruslan A Djafar
Tim Evakuasi Korban
Tim SAR
| Respons Polda Gorontalo soal Tambang Emas Ilegal Suwawa Tewaskan 27 Orang dan 14 Hilang |
|
|---|
| Anggota DPRD Bone Bolango Sepakat Tambang Emas Ilegal Suwawa Ditutup Sementara |
|
|---|
| Jaga-jaga Ada yang Nekat, Penutupan Tambang Emas Suwawa Gorontalo Diperketat |
|
|---|
| Kisah Jurnalis Gorontalo Meliput Longsor Tambang Emas, 5 Jam Jalan Kaki hingga Jatuh ke Lumpur Hidup |
|
|---|
| Bukan Bencana Alam Biasa, 2 Dosen Geologi UNG Gorontalo Ungkap Penyebab Longsor Tambang Suwawa |
|
|---|