Longsor Tambang Emas Suwawa
Mabes Polri Kirim Truk Pendingin Jenazah Korban Longsor Tambang Suwawa Gorontalo
Suasana gedung Forensik dan Medico Legal, RS Bhayangkara dan truk pendingin jenazah untuk korban Longsor tambang di Desa Tulabolo Timur, Kecamatan Suw
Penulis: Rafiqatul Hinelo | Editor: Ponge Aldi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Suasana-gedung-Forensik-dan-Medico-Legal-RS-Bhayangkara-dan-truk-pendingin-jenazah-ffff.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Mabes Polri menyiapkan truk pendingin jenazah di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara untuk jenazah korban longsor di Tamban Suwawa, Kabupaten Bone Bolang, Provinsi Gorontalo.
Pantauan TribunGorontalo.com, telah ada 1 truk pendingin jenazah di RS Bhayangkara pada Rabu (10/9/2024) pagi.
Truk pendingin tersebut ditempatkan di depan gedung Forensik dan Medico Legal, Posko Ante Mortem Bencana Alam Tanah Longsor, Desa Tulabolo Timur, Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolang, Provinsi Gorontalo.
Menurut informasi petugas kepolisian, truk tersebut telah tiba di RS Bhayangkara sejak Selasa malam (9/7/2024), sekira pukul 19.00 Wita.
"Ini tiba tadi malam, sejak sekira pukul 19.00 Wita," ungkap Alham, polisi yang bertugas di Posko Ante Mortem RS Bhayangkara kepada TribunGorontalo, Rabu (10/9/2024).
Truk pendingin jenazah ini, sambung Alham, disiapkan dari pusat, Markas Besar Kepolisian RI (Mabes Polri).
Pantauan TribunGorontalo.com, teknisi RS Bhayangkata sudah mulai mempersiapkan segala keperluan alat pendukung truk pending jenazah tersebut.
Truk pendingin jenazah juga sudah mulai menyala pada sekira pukul 11.00 Wita.
Sementara itu, hingga saat ini, masih belum ada korban yang dievakuasi di Posko Ante Mortem Rs Bhayangkara.
Petugas RS dan Kepolisian terus berjaga di Posko Ante Mortem ini.
Adapun jumlah personil polisi yang berjaga saat ini pada sekira pukul 11.36 Wita, ada sebanyak 6 orang.
Diketahui, peristiwa longsor yang terjadi di tambang emas Suwawa, Kabupaten Bone Bolango. Provinsi Gorontalo, pada Minggu (7/7/2024) dini hari
Hingga Selasa (9/7/2024) malam pukul 23.00 Wita, jumlah korban akibat longsor di lokasi tambang mencapai 137 orang.
Sebanyak 23 korban di antaranya meninggal, 81 orang selamat dan 33 lainnya masih dicari.
Sebagian korban telah dievaluasi menggunakan helikopter. Beberapa alat berat telah tiba di lokasi longsor untuk mencari pencarian korban.
| Respons Polda Gorontalo soal Tambang Emas Ilegal Suwawa Tewaskan 27 Orang dan 14 Hilang |
|
|---|
| Anggota DPRD Bone Bolango Sepakat Tambang Emas Ilegal Suwawa Ditutup Sementara |
|
|---|
| Jaga-jaga Ada yang Nekat, Penutupan Tambang Emas Suwawa Gorontalo Diperketat |
|
|---|
| Kisah Jurnalis Gorontalo Meliput Longsor Tambang Emas, 5 Jam Jalan Kaki hingga Jatuh ke Lumpur Hidup |
|
|---|
| Bukan Bencana Alam Biasa, 2 Dosen Geologi UNG Gorontalo Ungkap Penyebab Longsor Tambang Suwawa |
|
|---|