Berita Boalemo

Kades di Boalemo Gorontalo Kejar Warganya dengan Parang, Juga Menampar dan Menendang Motor

Belum diketahui apakah kronologi kejadian ini sesuai yang disampaikan pada demo tersebut, sebab sang kades dihubungi hingga Jumat (05/7/2024), ini bel

Penulis: Nawir Islim | Editor: Wawan Akuba
FOTO: Nawir Islim, TribunGorontalo.com
Aliansi Peduli Rakyat (APR) menggelar aksi di depan Kantor Bupati Boalemo, Kamis (4/7/2024). 

Dari hal inilah yang mendorong para masyarakat untuk lakukan demo di depan Kantor Bupati Boalemo.

Hamsah Kaiko orator demo, meminta kepada Penjabat Bupati Boalemo untuk segera menindaklanjuti permasalahan tersebut.

"Kami meminta kepada Penjabat Bupati Boalemo Sherman Moridu, Ketua DPRD, Kepala Dinas Sosial dan Inspektorat untuk menindak lanjuti permasalahan ini," ungkapnya.

"Kasihan masyarakat dibuat semena-mena, selain mengejar masyarakat dengan parang, oknum ini juga pernah menabrak warganya hanya karena menjual hasil panen jagung kepada oknum ini," lanjutnya.

Ada banyak masalah yang dituntut saat demo tersebut dan semuanya mengarah kepada kinerja oknum yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Dana BLT untuk lansia yang seharusnya Rp 300 ribu, diambil Rp 50 ribu untuk dimakan sendiri," ujar Hamsah.

Ini juga dibenarkan oleh Lilis Latif, salah satu masyarakat penerima bantuan langsung tunai (BLT).

"Ini terjadi pada Kami, uang BLT kami selalu di potong Rp 50 ribu, dan hingga saat ini kami tidak pernah menerima alasannya, setiap mau ditanyakan selalu mengelak," ujarnya.

Terakhir aliansi tersebut, mengharapkan agar pemerintah segera memecat oknum kepala desa tersebut.(*)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved