Banjir di Pohuwato

72 Rumah Warga Paguat Boalemo Gorontalo Terendam Banjir

Sejumlah Rumah Warga Yang Terendam Banjir di Kecamatan Paguat, Selasa Malam (02/07/2024).

Penulis: Rahman Halid | Editor: Ponge Aldi
BPBD Pohuwato
72 Rumah Warga Paguat Boalemo Gorontalo Terendam Banjir 

TRIBUNGORONTALO.COM, POHUWATO - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo menyebabkan banjir di sejumlah desa, Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, pada Selasa (02/07/2024)

Di Desa Maleo, tiga rumah dan satu bangunan sekolah terendam air. Selain itu, abutmen jembatan di desa tersebut semakin rusak akibat terjangan banjir. 

Di Kelurahan Libuo, tujuh rumah warga terendam air. Dan di Desa Buhu Jaya menjadi salah satu daerah yang paling terdampak, dengan 40 rumah dan satu bangunan masjid yang terendam banjir.

Di Kelurahan Siduan, sepuluh rumah warga terendam air. Sedangkan di Desa Sipayo, dua belas rumah juga mengalami hal yang sama.

Kepala BPBD Kabupaten Pohuwato, Abdul Muthalib Dunggio menyampaikan bahwa banjir telah merendam total 72 rumah di tiga desa dan dua kelurahan di Kecamatan Paguat.

"Banjir ini disebabkan oleh hujan deras yang terus mengguyur Kabupaten Pohuwato sejak sore hari. Akibatnya, air sungai meluap dan merendam rumah-rumah warga serta fasilitas umum di beberapa desa dan kelurahan di Kecamatan Paguat," ujarnya.

Menurut Abdul Muthalib, hujan yang tidak kunjung reda  menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga, terutama mereka yang rumahnya terendam banjir.

Sejumlah warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman sambil menunggu air surut.

"Banyak warga yang terdampak banjir mengungsi, alasannya khawatir air makin naik," tandasnya.  

Pemerintah setempat dan BPBD Kabupaten Pohuwato telah bergerak cepat untuk memberikan bantuan dan evakuasi kepada warga yang terdampak banjir.

Sejumlah relawan juga telah dikerahkan ke lokasi-lokasi terdampak untuk membantu evakuasi dan menyalurkan bantuan darurat.

"Kami sedang berupaya maksimal untuk membantu warga yang terdampak. Evakuasi dan distribusi bantuan terus kami lakukan. Kami juga mendirikan posko bantuan untuk memudahkan koordinasi dan penyaluran logistic," tambahnya.

Ke depan ungkap Abdul Muthalib, banjir kali ini mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam, terutama di daerah-daerah yang rawan banjir.

Dirinya mengimbau warga untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan.

"Kami mengimbau warga untuk tetap tenang, selalu mengikuti informasi resmi dari pemerintah, dan segera melaporkan jika membutuhkan bantuan," tutupnya. (*) 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved