Banjir di Pohuwato
BREAKING NEWS: Dua Penambang di Pohuwato Gorontalo Ditemukan Tewas Terseret Banjir Bandang
Dua penambang asal Gorontalo Utara dan Manado ditemukan dalam keadaan meninggal dunia setelah terseret arus sungai saat menyeberang menuju lokasi tamb
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Prailla Libriana Karauwan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/penambang-hanyut.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Pohuwato - Dua penambang asal Gorontalo Utara dan Manado ditemukan dalam keadaan meninggal dunia setelah terseret arus sungai saat menyeberang menuju lokasi tambang di sekitar PT Pioner Gorontalo.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Provinsi Gorontalo, Heriyanto, mengungkapkan kedua korban, Renol (40) warga Manado, dan Emin (27) asal Gorontalo Utara, sempat dilaporkan hilang pada Minggu (1/6/2025) sore.
Menurut Heriyanto, kedua korban dan delapan rekannya sempat berusaha menyeberangi sungai pada pukul 18.30 WITA.
Baca juga: GORONTALO TERPOPULER: Pusat Pertokoan Dicoba Sistem One Way - Rahmat Wakili Gorontalo di Paskibraka
Namun, arus sungai yang deras akibat banjir bandang tiba-tiba menghanyutkan Renol dan Emin.
Rekan-rekan korban yang mencoba menolong tak berhasil mengevakuasi keduanya.
“Upaya pencarian oleh rekan-rekan korban sempat dilakukan di sekitar lokasi kejadian," ucap Heriyanto saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com, Senin (2/6/2025).
"Namun hingga Senin siang hari ini hasilnya masih nihil. Akhirnya salah satu rekan korban menghubungi BPBD Pohuwato, dan diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Gorontalo,” tambah Heriyanto.
Baca juga: Puskesmas Telaga Puncak Gorontalo Tertimbun Longsor, Ruangan Hancur, Alat Medis Terkubur
Tim SAR gabungan yang diterjunkan langsung memulai pencarian intensif di lokasi kejadian.
Pada pukul 14.10 WITA, korban pertama atas nama Renol ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Selanjutnya, pada pukul 17.50 WITA, korban kedua, Emin, ditemukan di bantaran sungai Desa Hulawa.
“Korban dievakuasi ke rumah sakit Bumi Panua untuk penanganan lebih lanjut, dan telah diserahkan kepada keluarga masing-masing,” tegas Heriyanto.
Ia mengimbau masyarakat, terutama yang beraktivitas di sungai, untuk lebih berhati-hati terhadap potensi banjir bandang yang kerap terjadi pada musim hujan. (*)
(TribunGorontalo.com/Arianto Panambang)
| 28 Keluarga Terdampak Banjir di Desa Hulawa Gorontalo, Satu Masjid Terendam |
|
|---|
| Identitas Dua Penambang yang Tewas Akibat Terseret Banjir Bandang di Pohuwato Gorontalo |
|
|---|
| 2.160 Orang Terdampak Banjir di Pohuwato Gorontalo |
|
|---|
| Lagi, 6 Kecamatan di Kabupaten Pohuwato Gorontalo Diterjang Banjir, 2.160 Jiwa Terdampak |
|
|---|
| 72 Rumah Warga Paguat Boalemo Gorontalo Terendam Banjir |
|
|---|