Kamis, 19 Maret 2026

Banjir di Pohuwato

BREAKING NEWS: Dua Penambang di Pohuwato Gorontalo Ditemukan Tewas Terseret Banjir Bandang

Dua penambang asal Gorontalo Utara dan Manado ditemukan dalam keadaan meninggal dunia setelah terseret arus sungai saat menyeberang menuju lokasi tamb

Tayang:
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto BREAKING NEWS: Dua Penambang di Pohuwato Gorontalo Ditemukan Tewas Terseret Banjir Bandang
Basarnas Gorontalo
PENAMBANG POHUWATO - Dua penambang di Kabupaten Pohuwato ditemukan tewas oleh tim Basarnas Gorontalo, Senin (2/6/2025). Kedua penambang itu berasal dari Gorontalo Utara dan Manado Sulawesi Utara. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Pohuwato - Dua penambang asal Gorontalo Utara dan Manado ditemukan dalam keadaan meninggal dunia setelah terseret arus sungai saat menyeberang menuju lokasi tambang di sekitar PT Pioner Gorontalo.

‎Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Provinsi Gorontalo, Heriyanto, mengungkapkan kedua korban, Renol (40) warga Manado, dan Emin (27) asal Gorontalo Utara, sempat dilaporkan hilang pada Minggu (1/6/2025) sore.

‎Menurut Heriyanto, kedua korban dan delapan rekannya sempat berusaha menyeberangi sungai pada pukul 18.30 WITA.

Baca juga: GORONTALO TERPOPULER: Pusat Pertokoan Dicoba Sistem One Way - Rahmat Wakili Gorontalo di Paskibraka

‎Namun, arus sungai yang deras akibat banjir bandang tiba-tiba menghanyutkan Renol dan Emin.

‎Rekan-rekan korban yang mencoba menolong tak berhasil mengevakuasi keduanya.

‎“Upaya pencarian oleh rekan-rekan korban sempat dilakukan di sekitar lokasi kejadian," ucap Heriyanto saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com, Senin (2/6/2025).

‎"Namun hingga Senin siang hari ini hasilnya masih nihil. Akhirnya salah satu rekan korban menghubungi BPBD Pohuwato, dan diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Gorontalo,” tambah Heriyanto.

Baca juga: Puskesmas Telaga Puncak Gorontalo Tertimbun Longsor, Ruangan Hancur, Alat Medis Terkubur

Tim SAR gabungan yang diterjunkan langsung memulai pencarian intensif di lokasi kejadian.

‎Pada pukul 14.10 WITA, korban pertama atas nama Renol ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

‎Selanjutnya, pada pukul 17.50 WITA, korban kedua, Emin, ditemukan di bantaran sungai Desa Hulawa.

‎“Korban dievakuasi ke rumah sakit Bumi Panua untuk penanganan lebih lanjut, dan telah diserahkan kepada keluarga masing-masing,” tegas Heriyanto.

‎Ia mengimbau masyarakat, terutama yang beraktivitas di sungai, untuk lebih berhati-hati terhadap potensi banjir bandang yang kerap terjadi pada musim hujan. (*)

 

(TribunGorontalo.com/Arianto Panambang)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved