Berita Pohuwato
Pemkab Pohuwato Gorontalo Cek Kesehatan Hewan Kurban Antasipasi Penyakit
Dinas Pertanian Kabupaten Pohuwato, Gorontalo gencara melakukan pemeriksaan hewan kurban jelang Idul Adha.
Penulis: Rahman Halid | Editor: Ponge Aldi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kantor-Dinas-Pertanian-Kabupaten-Pohuwato-Gorontalo-cvv.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, POHUWATO- Dinas Pertanian Kabupaten Pohuwato, Gorontalo gencar melakukan pemeriksaan hewan kurban jelang Idul Adha.
Hal ini untuk memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat dan layak dikonsumsi.
Kabid Keswan dan Kesmavet, Rahmat Harun melalui Dokter Hewan Yani Susilo menjelaskan mengenai pemeriksaan Antemortem dan Posmortem untuk hewan yang akan dikurbankan.
"Persiapannya dalam hal ini kita mengantisipasi penyakit yang sedang mewabah di semua tempat. Jadi, yang pertama kita lakukan adalah pemeriksaan hewan kurban antemortem. Antemortem itu dilakukan sebelum hewan dipotong, untuk memastikan kelayakan kesehatannya, terutama dalam pencegahan penyakit menular seperti PMK dan antraks," ujarnya.
Yani menjelaskan bahwa setelah hari H, akan dilakukan pemeriksaan posmortem.
"Nanti setelah hewan dipotong, akan diperiksa apakah layak atau tidak untuk diberikan. Walau terlihat sehat dari luar, kadang ada juga cacing di hati. Jika ditemukan cacing di hati, hati tersebut akan dimusnahkan atau dibagi dengan syarat tertentu. Ini yang kami antisipasi, karena belum tentu hewan yang terlihat sehat dari luar, setelah Posmortem bisa ditemukan masalah seperti cacing tersebut," jelasnya.
Katanya, Bidang Keswan dan Kesmavet akan menerjunkan tim untuk melakukan pemantauan dan pemeriksaan di setiap kecamatan dengan menyiagakan empat orang dokter hewan sebelum Idul Adha. Pada hari H, tim juga akan disiagakan untuk memantau proses pemotongan hewan kurban.
Yani juga menekankan pentingnya mengantisipasi penyakit zoonosis, yaitu penyakit yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia maupun sebaliknya, karena dinilai berbahaya.
"Kemarin ada kasus di Wonggarasi, ditemukan cacing hati saat pemotongan hewan kurban sehingga hati tersebut dibuang. Laporan teman-teman hanya satu ekor di wilayah Wonggarasi dua tahun lalu. Tahun lalu tidak ada temuan sama sekali. Insyaallah tahun ini tetap seperti itu, semoga semua sehat," pungkasnya.
Untuk mengantisipasi apabila ditemukan hewan kurban yang berpenyakit, Bidang Keswan berharap agar masyarakat dapat melaporkannya kepada dokter hewan yang ada di kecamatan.
"Jika ada masyarakat yang ingin mengadu, silakan, kami menyediakan nomor yang bisa dihubungi," tutupnya.
Berikut nomor kontak yang dapat dihubungi masyarakat untuk melaporkan hewan kurban yang berpenyakit:
drh. Yani Susilo (Dengilo, Paguat, Marisa): 081230008078
drh. Desi Safitri (Randangan, Taluditi, Wonggarasi): 085398720777
drh. Dewi Jariyani dan drh. Agung Bahutala (Lemito, Popayato Grup): 085298881669, 082193766623
| Digerebek! Arena Judi Sabung Ayam di Marisa Diratakan Petugas, Ada yang Dibakar |
|
|---|
| 2 Mobil Pickup Angkut Solar Ilegal Masuk Kawasan Tambang Emas tanpa Izin Gorontalo, Berakhir Disita |
|
|---|
| Berkas PPPK Pohuwato Gorontalo 'OTW' BKN, BKPSDM Janji Rampungkan 100 Persen Setelah lebaran |
|
|---|
| Wamentri PKP Fahri Hamzah Hadiri HUT ke-22 Kabupaten Pohuwato |
|
|---|
| Daftar Bupati Pohuwato Gorontalo Sejak Resmi Terbentuk Pada 2003 |
|
|---|