Sabtu, 14 Maret 2026

Berita Nasional

Korban Ledakan Ini Harus Jalani Amputasi Tangan dan Kaki, Nasibnya Bikin Sedih

Saat terjadi ledakan, Nurwanto berada di radius ledakan, sehingga berdasarkan diagnosis dokter, dirinya harus melakukan amputasi. 

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Korban Ledakan Ini Harus Jalani Amputasi Tangan dan Kaki, Nasibnya Bikin Sedih
StockIA
ILUSTRASI -- seorang korban ledakan di Bogor harus jalani amputasi kaki dan tangan. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Nasib sedih harus dialami oleh Nurwanto, warga Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Pria 47 tahun itu harus menjalani operasi amputasi gara-gara ledakan yang terjadi Rabu 12 Juni 2024 kemarin. 

Saat terjadi ledakan, Nurwanto berada di radius ledakan, sehingga berdasarkan diagnosis dokter, dirinya harus melakukan amputasi. 

Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Teguh Kumara mengonfirmasi kondisi Nurwanto dikutip dari TribunNews. 

Menurutnya, Nurwanto dirujuk dari  RSUD Cileungsi ke RS Cipto Mangunkusumo Jakarta.

"(Nurwanto) Telah menjalani tindakan medis berupa amputasi tangan kiri dan kaki kiri," kata ungkapnya, Sabtu (15/6/2024).

Baca juga: 312 Ekor Hewan Kurban Siap Dibagikan ke Masyarakat Pohuwato Gorontalo saat Idul Adha

Sebelumnya ledakan dahsyat menggemparkan warga di Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Rabu (12/6/2024). 

Ledakan yang berasal dari sebuah rumah ini mengakibatkan Nurwanto mengalami luka berat.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 13.50 WIB. Nurwanto ditemukan terluka parah oleh seorang warga bernama Saipan yang sedang berjualan makanan di depan rumahnya. 

Saipan yang terkejut mendengar dentuman keras langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT setempat dan menghubungi mobil siaga desa.

Nurwanto kemudian dievakuasi ke RSUD Cileungsi untuk penanganan pertama.

Namun karena luka yang parah, ia dirujuk ke RS Cipto Mangunkusumo Jakarta untuk mendapatkan perawatan intensif.

Hingga saat ini, penyebab ledakan masih belum dapat dipastikan. 

Baca juga: Warung Makan Bubur Ayam di Tilamuta Boalemo Gorontalo

Tim Densus 88 Anti Teror, Jibom Korbrimob Polri, Jibom Satbrimob Polda Metro Jaya, dan Puslabfor Polri telah diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan investigasi lebih lanjut.

Dugaan awal mengarah pada pembuatan bom, mengingat ditemukannya serbuk potasium di lokasi kejadian. 

Namun, pihak kepolisian belum dapat memastikan apakah ledakan ini memang terkait dengan aksi terorisme.

"Saat sedang berjualan, saksi kemudian mendengar suara ledakan dan langsung melaporkan ke Ketua RT setempat untuk menghubungi mobil siaga Desa," ujar Teguh.

Saipan lalu menceritakan kejadian ledakan tersebut. Tak lama setelah itu, mobil siaga desa datang dan korban langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD Cileungsi untuk penanganan lebih lanjut.

Karena luka berat tersebut, kata Teguh, korban pun harus dirujuk ke RS Cipto Mangunkusumo Jakarta.

Selanjutnya berkoordinasi dan menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dari Jibom Brimob dan Puslabfor Polri.

Baca juga: Ramalan Zodiak Cancer, Leo, Virgo Besok Minggu 16 Juni 2024: Peruntungan Cinta, Keuangan, Kesehatan

 Teguh menyampaikan, saat ini ia masih menunggu korban pulih untuk diambil keterangannya.

"Di TKP ditemukan serbuk potasium. Untuk dugaan keterlibatan teroris atau tidak, itu sedang didalami dan diselidiki oleh Densus 88 Antiteror Polri," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, sebuah ledakan terjadi di wilayah Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (12/6/2024) lalu.

Insiden ledakan itu berasal dari sebuah rumah dan mengakibatkan satu orang luka-luka.

"Jadi betul terjadi ledakan, (korban) enggak meninggal, cedera tangan dan kaki," ujar Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro kepada wartawan, Jumat (14/6/2024). (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved