Berita Nasional
5 Fakta Pemeriksaan Hasto Kristiyanto oleh KPK: Tas dan HP Disita, Diperiksa 1,5 Jam
Berikut fakta-fakta Hasto Kristiyanto yang diperiksa KPK sebagai saksi kasus dugaan suap penetapan anggota DPR RI Periode 2019-2024.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Sekjen-PDI-Perjuangan-Hasto-Kristiyanto-tebar-senyum-saat-tiba-di-Gedung-KPK.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, telah menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK di ruang pemeriksaan.
Pemeriksaan tersebut dilakukan karena Hasto dianggap sebagai saksi dalam kasus dugaan suap terkait penetapan anggota DPR RI periode 2019–2024, yang melibatkan tersangka mantan calon anggota legislatif PDIP, Harun Masiku.
Hasto diketahui tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 09.40 WIB dan selesai diperiksa sekitar pukul 14.25 WIB.
Melansir dari TribunSolo.com, berikut fakta-fakta dari pemeriksaan Hasto Kristiyanto oleh KPK, yang dikutip dari berbagai sumber.
Baca juga: Update Kasus Pelecehan Mahasiswa, Rektor Universitas Pohuwato Akan Panggil Dosen Terduga Pelaku
1. Hasto Kritiyanto Diperiksa 1,5 Jam
Setelah menjalani pemeriksaan oleh KPK, Hasto akui hanya menjalani pemeriksaan selama sekira 1,5 jam saja.
Selama sisa waktu sekitar 2,5 jam, Hasto dibiarkan sendirian di dalam ruang pemeriksaan.
"Saya di dalam ruangan yang sangat dingin ada sekitar empat jam, dan bersama penyidik face-to-face paling lama 1,5 jam, sisanya ditinggal kedinginan," ungkap Hasto seusai diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (10/6/2024) dikutip dari TribunSolo.com.
Hasto menuturkan bahwa penyidik tidak masuk ke materi pokok perkara selama 1,5 jam diperiksa.
"Kemudian pemeriksaan saya belum masuk materi pokok perkara," ujarnya.
Baca juga: DPRD Kota Gorontalo Minta Pemkot Agar Tenaga Honorer Segera Jadi PPPK
2. Hasto Protes Tas dan HP Disita
Hasto mengatakan bahwa saat sedang menjalani proses pemeriksaan, seorang stafnya yang bernama Kusnadi dipanggil oleh penyidik.
Kusnadi diminta untuk menyerahkan tas dan ponsel milik Hasto agar bisa disita oleh penyidik.
"Tasnya dan handphone atas nama saya disita," tuturnya.
Hasto menyatakan keberatannya terhadap penyitaan tersebut.